Friday, August 17, 2007

Akibat Cinta Dunia

“Rasulullah pernah bersabda kepada para sahabat, “Akan datang suatu masa, umat lain akan memperebutkan kamu, ibarat orang-orang yang lapar memperebut makanan dalam hidangan”. Lalu sahabat bertanya, “Apakah kerana pada waktu itu jumlah kami hanya sedikit, ya Rasulullah?” Kemudian beliau menjawab: “Bukan, bahkan sesungguhnya jumlah kamu pada waktu itu banyak, tetapi kamu ibarat ghatsa (buih) yang terapung-apung di atas air bah. Dan di dalam jiwamu tertanam AL-WAHN.” Lalu sahabat bertanya lagi, “Apakah yang dimaksud dengan al-Wahn, ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Iaitu CINTA DUNIA & TAKUT MATI.” (Riwayat Abu Dawud)

Suatu keadaan yang nyata di hadapan kita sekarang, bahawa jumalah umat Islam sangat banyak. Di dunia ini, satu million dari lima million penduduk bumi adalah Muslim. Tetapi kita saksikan bahawa jumlah yang banyak belum membawa umat ini keluar dari kesulitan-kesulitannya. Inilah rupanya yang diungkapkan Rasulullah dalam hadis di atas. Patutlah kiranya kita semua, umat Islam meneliti ke dalam, seberapa jauh kiranya kita sudah terjangkiti penyakit al-Wahn tersebut, penyakit cinta dunia dan takut akan kematian. Tentunya ini tak lepas dari kesalahan pandangan umumnya masyarakat Muslim terhadap kehidupan dunia. Mengapa sampai cinta pada dunia dan takut mati? Tentu ini kerana memandang bahwa dunia ini adalah tempatnya segala kesenangan, dan kematian adalah pemutus kesenangan tersebut. Sungguh suatu cara pandang yang sesat dan keliru.

DUNIA DALAM PANDANGAN ALLAH

Pada suatu kesempatan lain, Rasulullah SAW memasuki sebuah pasar yang kanan dan kirinya ramai dipadati manusia. Ketika itu beliau melewati seekor anak kambing cacat yang telah menjadi bangkai. Tidak seorangpun mengacuhkan atau tertarik melihatnya. Lantas Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat, “Siapa yang mahu membeli kambing ini dengan harga satu dirham?” Sahabat menjawab, “Sedikitpun, kami tidak menginginkannya.” Beliau bertanya sekali lagi, “Apakah kalian mahu jika anak kambing ini keberikan kepada kalian?” Sahabat menjawab, “Demi ALLAH, kalaupun anak kambing itu hidup, kami tidak akan menerimanya kerana cacatnya, maka bagaimana kami mahu menerimanya setelah menjadi bangkai?”

Mendengar itu Rasulullah SAW berkata, “Demi ALLAH, pandangan dunia itu lebih hina dalam pandangan ALLAH daripada bangkai kambing cacat ini dalam pandangan kalian.”

BAGAIMANA MESTINYA KITA MEMANDANG DUNIA

Tirmidzi meriwayatkan, dari Abdullah bin Mas’ud ra berkata: “Rasulullah SAW tidur di atas tikar dan ketika bangun berbekaslah tikar itu pada belakangnya, lalu kami bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana seandainya kami buatkan untukmu tilam yang lunak?” Beliau bersabda, “Untuk apa dunia ini bagiku? Aku di dunia ini bagaikan seorang musafir, berhenti sebentar di bawah pohon, kemudian pergi meninggalkannya.”

Jadi, begitulah kiranya kita harus memandang dunia ini. Tak lebih dari pondok kecil dalam perjalanan yang panjang. Sungguh bodoh kalau kita samapai terpaku di pondok itu sehingga melupakan perjalanan panjang yang jadi tujuan kita. Jelaslah bahawa segenap aktiviti kita di muka bumi ini harusnya diarahkan untuk akhirat kita, yang kekal abadi. Seperti pernah dinyatakan oleh ulam besar kita, Bapa HAMKA semasa hidupnya, “Hidup yang sesungguhnya itu baru dimulai pada saat kita mati.”

Disabdakan lagi oleh Rasulullah SAW dalam analogi lain: “Dunia ini bagaikan penjara bagi orang mukmin dan bagaikan syurga bagi orang-orang kafir.”

Dalam Surah al-Hadid 57: 20, ALLAH berfirman: “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keredhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”

AGAR TIDAK TERTIPU OLEH KEHIDUPAN DUNIA

Memang manusia diciptakan denagan fitrah cenderung terhadap kesenangan dunia, dan ini boleh meningkat menjadi kecintaan. Itu merupakan ketentuan ALLAH SWT, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Surah Ali Imran 3: 14)

Tetapi, jika kecenderungan ini tidak dikendalikan, maka tumbuhlah ,ifat tamak pada manusia, sehingga seperti dikatakan Rasul, apabila diberi dua lembah penuh berisi emas, pasti ia akan mengkehendaki lagi lemabha ketiga yang penuh berisi emas. Inilah yang harus diatur dan diarahkan. ALLAH tidak melarang manusia untuk menikmati dunia ini, tetapi ada batas-batas yang harus dipatuhi, sebagaimana firmannya:
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (Surah al-Qashash 28: 77)

Apakah kira batasan-batasan tersebut? Mari kita lihat…
Pertama, tidak menjadikan dunia sebagai tujuan hidup.
“Dan sesungguhnya Kami menempatkan kamu di atas bumi ini dan Kami jadikan untuk kamu di atas bumi itu penghidupan buat kamu, tetapi sedikit sekali di antara kamu yang bersyukur.”
Untuk apa kita dihidupkan di bumi ini? Dalam banyak ayat, dinyatakan ALLAH bahawa manusia diberikan kehidupan, “ …untuk Kami uji siapa paling baik amalnya”.

Bagi seorang Muslim, dunia bukanlah suatu tujuan hidup, melainkan hanyalah sekadar alat atau jambatan untuk menuju tujuan hidup yang kekal abadi, iaitu kehidupan akhirat kelak. Bahkan dalam hadith, Rasulullah menyatakan bahawa keikhlasan pun dapat ternoda, dijelaskannya: “Yang mencampuri keikhlasan itu adalah kerakusan terhadap dunia dan mengumpul-ngumpulkannya.”

Kedua, tidak berlebihan-lebihan dengan dunia.
ALLAH telah menyatakan dengan jelas tentang kecenderungan manusia ini, “dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan.” (Surah al-Fajr 89: 20)

Maka Islam mengatur sikap seorang Muslim terhadap kehidupan dunia, iaitu mempergunakan secara secukupnya untuk keperluan diri dan keluarga, asal tidak berlebihan dan bermewah-mewahan kerana perkara itu akan melalaikan kita. Firman-Nya: “Al hakumut takaatsur.” (bermegah-megah telah melalaikan kamu).

Sementara dalam ayat yang lain dinyatakan: “Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berkan kepadamu, dan jangalah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaan menimpamu. Dan barangsiapa ditimpa oleh kemurkaan-Ku, maka sesungguhnya binasalah dia.” (Surah Thaha 20: 21).

Rasulullah SAW pun pernah bersabda: “Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum merasa lapar dan bila kami makan tak pernah kekenyangan.” (Riwayat Bukhari & Muslim).

Ketiga, tidak bersifat kikir dan bakhil.
Sebaliknya, ALLAH memuji hamba-Nya yang mejauhi kikir dalam firman-Nya, “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” (Surah al-Furqan 25: 67)

Keempat, mengutamakan kesederhanaan dan berikap qanaah.
Dari Abu Hurairah, diriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: “Lihatlah orang yang di bawahmu, dan jangan melihat orang yang di atasmu, kerana yang demikian itu lebih baik, supaya kamu tidak meremehkan nikmat yang dikurniakan ALLAH kepadamu” (Riwayat Bukhari & Muslim)

Mari kita mengambil teladan pada Nabi Yusuf as., dia mendapat kepercayaan dari Raja Mesir untuk mengatur seluruh kekayaan negara, tetapi dia sendiri hampir tiap hari berpuasa. Ketika orang bertanya, dia menjawab, “Aku takut kenyang dan melupakan orang yang lapar.”

ZUHUD, POLA HIDUP RASULULLAH SAW DAN PARA SAHABATNYA

Zuhud, bererti menjauhi hal-hal yang bersifat materi, atau senangnya, pola hidup sederhana. Dengan pola hidup zuhud inilah, para sahabat menjalani kehidupannya. Bila kita merasakan kehidupan akhirat dan tidak terpukau oleh kehidupan dunia, seperti para sahabat, maka kita akan terbebas dari hidup yang menyesakkan. Kita akan memiliki cara pandang baru terhadap dunia. Jika kita merasa sesak, sedih, murung, gelisah, pedih, dirisaukan oleh orang banyak masalah nyata ataupun khayal, maka dengan zuhud kita dapat melaluinya.

Secara ringkas, zuhud bererti meletakkan kebahagiaan bukan pada dunia dan keduniaan, Zuhud memiliki ciri-ciri:
tidak menggantungkan kebahagiaan hidup pada apa yang dimiliki.
kebahagiaan seorang yang zuhud tidak terletak pada hal-hal material, melainkan pada hal-hal spiritual.

Zuhud bukanlah bererti meninggalkan dunia dan kenikmatan duniawi, melainkan tidak meletakkannya pada darjat yang tertinggi, seperti dinyatakan Rasulullah, “Bukanlah zuhud itu mengharamkan yang halal, bukan pula menyia-nyiakan harta, tetapi zuhud dalam dunia itu ialah engkau tidak memandang apa yang ada di tanganmu itu lebih diperlukan dari apa yang ada di sisi ALLAH SWT.”

Buah lain dari zuhud adalah mendekatkan hati kita kepada ALLAH dan manusia, begitupun sebaliknya, ALLAH pun mencintai kita, dan hati manusia pun akan dekat kepada kita. Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, bahawa seorang lelaki pernah mendatangi Rasulullah dan bertanya, “Wahai Rasulullah, tunjukilah aku pada suatu amal yang bila aku kerjakan, aku dicintai ALLAH dan dicintai manusia.” Lalu Rasulullah bersabda, “Zuhudlah kamu akan dunia, pasti ALLAH mencintaimu. Zuhudlah engkau akan apa yang ada pada manusia, pasti manusia mencintaimu.”

WaLLAHU a’lam bish-shawab.

Salam

Maaflah lama tak update blog nie. Insya Allah mungkin bila ada internet di rumah nanti baru dapat buat macam2. Bila g cc pun bukan boleh update tapi kena setelkan keja2 dakwah, yang priority dulu..urgent and important.

Bz dengan urusan rumahtangga, anak2 dan dakwah yang sepertinya baru bermula buat diri sendiri. Pasal anak2, merekapun semakin lasak dan bijak. Mintak itu ini. Tapi paling tak tahan tu si abang sket2 nak g kedai, kedai kedai. Si adik alhamdulillah masih istiqomah breastmilk. hari tu pertama kali tinggalkan dia selama hampir 9 jam sebab p dengar ceramah (amik lesen memandu). Dia memang takmo susu perahan dalam botol atau cawan, jadi terpaksa bertahan. Tapi okla sebab diapun dah setahun 3 bulan. cuma time nak tido tu dia nangis2 nak susu. Ammah yang tolong jaga pun tak dapat tolong apa2 :)

doakan kami di sini. :)

Thursday, June 28, 2007

Kisah Haru Seorang Siswi Palestina!


Infopalestina-Al Sahl Lish Shahafah Wal I'lam: Ini adalah kisah tentang seorang siswi di sebuah sekolah putri di Palestina. Hari itu dewan sekolah berkumpul seperti biasanya. Di antara keputusan dan rekomendasi yang dikeluarkan dewan dalam pertemuan ini adalah pemeriksaan mendadak bagi siswi di dalam aula. Dan benar, dibentuklah tim khusus untuk melakukan pemeriksaan dan mulai bekerja. Sudah barang tentu, pemeriksaan dilakukan terhadap segala hal yang dilarang masuk di lingkungan sekolah seperti hand phone berkamera, foto-foto, gambar-gambar dan surat-surat cinta serta yang lainnya.

Keamanan saat itu nampak normal dan stabil, kondisinya sangat tenang. Para siswi menerima perintah ini dengan senang hati. Mulailah tim pemeriksa menjelajah semua ruangan dan aula dengan penuh percaya diri. Keluar dari satu ruangan masuk ke ruangan lainnya. Membuka tas-tas para siswi di depan mereka. Semua tas kosong kecuali berisi buku-buku, pena dan peralatan kebutuhan kuliah lainnya. Hingga akhirnya pemeriksaan selesai di seluruh ruangan kecuali satu ruangan. Di situlah bermula kejadian. Apakah sebenarnya yang terjadi ???

Tim pemeriksa masuk ke ruangan ini dengan penuh percaya seperti biasanya. Tim meminta izin kepada para siswi untuk memeriksa tas-tas mereka. Dimulailah pemeriksaan.

Saat itu di ujung ruangan ada seorang siswi yang tengah duduk. Dia memandang kepada tim pemeriksa dengan pandangan terpecah dan mata nanar, sedang tangannya memegang erat tasnya. Pandangannya semakin tajam setiap giliran pemeriksaan semakin dekat pada dirinya. Tahukah anda, apakah yang dia sembunyikan di dalam tasnya ???

Beberapa saat kemudian tim pemeriksa memeriksa siswi yang ada di depannya. Dia pun memegang sangat erat tasnya. Seakan dia mengatakan, demi Allah mereka tidak akan membuka tas saya. Dan tiba lah giliran pemeriksaan pada dirinya. Dimulailah pemeriksaan.

Tolong buka tasnya anakku, kata seorang guru anggota tim pemeriksa. Siswi itu tidak langsung membuka tasnya. Dia melihat wanita yang ada di depannya dalam diam sambil mendekap tas ke dadanya. Barikan tasmu, wahai anakku, kata pemeriksa itu dengan lembut. Namun tiba-tiba dia berteriak keras: tidak … tidak … tidak …

Teriakan itu memancing para pemeriksa lainnya dan merekapun berkumpul di sekitar siswi tersebut. Terjadilah debat sengit: berikan … tidak … berikan … tidak …

Adakah rahasia yang dia sembunyikan??? Dan apa yang sebenarnya terjadi???

Maka terjadilah adegan pertarungan tangan untuk memperebutkan tas yang masih tetap berada dalam blockade pemiliknya. Para siswi pun terhenyak dan semua mata terbelalak. Seorang dosen wanita berdiri dan tangannya diletakan di mulutnya. Ruangan tiba-tiba sunyi. Semua terdiam. Ya Ilahi, apakah sebenarnya yang ada di dalam tas tersebut. Apakah benar bahwa si Fulanah (siswi) tersebut ….

Setelah dilakukan musyawarah akhirnya tim pemeriksa sepakat untuk membawa sang siswi dan tasnya ke kantor, guna melanjutkan pemeriksaan yang barang kali membutuhkan waktu lama …

Siswi tadi masuk kantor sedang air matanya bercucuran bagai hujan. Matanya memandang ke arah semua yang hadir di ruangan itu dengan tatapan penuh benci dan marah. Karena mereka akan mengungkap rahasia dirinya di hadapan orang banyak. Ketua tim pemeriksa memerintahkannya duduk dan menenangkan situasi. Dia pun mulai tenang. Dan kepala sekolah pun bertanya, apa yang kau sembunyikan di dalam tas wahai anakku …?

Di sini, dalam saat-saat yang pahit dan sulit, dia membuka tasnya. Ya Ilahi, apakah gerangan yang ada di dalamnya??? Bukan. Bukan. Tidak ada sesuatu pun yang dilarang ada di dalam tasnya. Tidak ada benda-benda haram, hand phone berkamera, gambar dan foto-foto atau surat cinta. Demi Allah, tidak ada apa-apa di dalamnya kecuali sisa makanan (roti). Ya, itulah yang ada di dalam tasnya.

Setelah ditanya tentang sisa makanan yang ada di dalam tasnya, dia menjawab, setelah menarik nafas panjang.

“Ini adalah sisa-sisa roti makan pagi para siswi, yang masih tersisa separoh atau seperempatnya di dalam bungkusnya. Kemudian saya kumpulkan dan saya makan sebagiannya. Sisanya saya bawa pulung untuk keluarga saya di rumah …Ya, untuk ibu dan saudara-saudara saya di rumah. Agar mereka memiliki sesuatu yang bisa disantap untuk makan siang dan makan malam. Kami adalah keluarga miskin, tidak memiliki siapa-siapa. Kami bukan siapa-siapa dan memang tidak ada yang bertanya tentang kami. Alasan saya untuk tidak membuka tas, agar saya tidak malu di hadapan teman-teman di ruangan tadi.”

Tiba-tiba suara tangis meledak ruangan tersebu. Mata semua yang hadir bercucuran air mata sebagai tanda penyesalan atas perlakukan buruk pada siswi tersebut.

Ini adalah satu dari sekian banyak peristiwa kemanusiaan yang memilukan di Palestina. Dan sangat mungkin juga terjadi di sekitar kehidupan kita. Kita tidak tahu, barang kali selama ini kita tidak peduli dengan mereka. Doa dan uluran tangan kita, setidaknya bisa sedikit meringankan penderitaan mereka. Khususnya saudara-saudara kita di Palestina yang hingga kini terus dilanda tragedi kemanusiaan akibat penjajahan Zionis Israel. (seto)

Wednesday, May 09, 2007

Beberapa hari di KL

Assalamu'alaikum warahmatullah

Maafkan aku sebab dah lama tak update blog nie...baru-baru nie berkesempatan online tapi disebabkan lama tak online menyebabkan aku lupa password! Astaghfirullah...lemahnya manusia nie. Baru bab password..tapi alhamdulillah, password memang tak salah tapi sebab tak letak yahoo.com kat depan username kat google..tahapahapatah...

Berada di KL hari Khamis yang lalu dan hari nie nak balik semula ke Jitra. Bus kul 9.30 malam nie. Alhamdulillah dapat ziarah Aida dan baby di rumahnya dan dapat jumpa Aini sekali. Seronoknya tengok Aida dah ada 3...alhamdulillah murah rezeki Aida. Tak dapat nak update panjang2 sebab tak prepare...lagipun anak2 tak bagi peluang ummi dia nak taip lama2...

Insya Allah jumpa lagi di lain masa...doakan kami anak beranak selamat sampai ke Jitra.

Saturday, October 21, 2006

Salam Ramadhan dan Salam Aidilfitri


Assalamualaikum...

alhamdulillah, dapat online. Skang dah ada kat umah mak di sungai buloh..semalam baru sampai dari kedah...

Rindunya kat sahabat2 maya dan blog nie..sedih jugak tengok blog nie sepi je...tak macam dulu..tp takpela, byk lagi tugas lain yg harus diberi keutamaan...

Beberapa bulan lepas dah taip dah saat2 kelahiran Iffah, tapi sayangnya blogspot ada problem lak...dah tu save kat opis mak...hmm takpela takde rezki...

Tapi alhamdulillah, ALlah bagi aku bersalin normal...memang sungguh luar biasa apabila teringat penciptaan ALlah itu...



sebenarnya aku blank tatau nak taip apa sebab byk sgt nak diceritakan sampai tak tercerita :)
cuma yg pasti kehidupan di utara byk mengajar aku menjadi seorang isteri dan ibu yg sebenar, di dunia yg nyata nie...dan alhamdulillah, tercampaknya aku di sini memberi aku sinar tarbiyyah yg lebih mantap dan berkesan...alhamdulillah...kini barulah aku dikatakan pendamping daie yg sebenar...

sesungguhnya kelahiran itu salah satu keajaiban dari ALlah swt....dan alhamdulillah sampai skang masih exclusive breastfeeding...diapun dah 5 bulan dan Iemaan bulan depan 2 thn... :)

aku tak bole lama kat sini..nanti si kecik tu nak menyusu lak..alhamdulillah bulan ramadhan kali nie aku masih berpuasa penuh...dan aku harap dpt posa full...Iffah pun tak meragam walaupun susu kurang sket dari biasa...



iskk sedih lak bile online nie...teringat kisah2 lama...allahu akbar...tahla bisu jap... :)

hmm okla setakat nie yg aku ada idea nak taip...aku doakan sume sahabat di bulan yg mulia nie bertambah ketaqwaan kita kepada ALlah swt...mudah2an kita dpt melipatgandakan amal dan doa kita...mohon maaf atas segala2nya....

Thursday, June 08, 2006

Kelahiran satu keajaiban

Salam ukhuwah fillah buat semua...
Alhamdulillah..di kesempatan yang sesingkat ini aku ingin sgt berkongsi pengalaman bersalinkan anak ke-2 ku...kalau ikutkan nak cerita secara detail tp masa tidak mengizinkan...

Pada 9hb Mei yang lalu aku telah ditahan masuk wad oleh Doc kerana bukaan rahim 1.5cm..lagipun rumah mak jauh dari spital. Kontraksi sudah dirasakan sejak beberapa minggu sebelum tu tapi bertambah ketara dan kuat menyebabkan aku mengambil keputusan gi cek dengan Doc. Tapi sudah semestinya tak sekuat bukaan 10cm kan :)

Alhamdulillah kebetulan suami yg berkursus di sini memudahkan lagi aku kerana dia dapat menemani aku bermalam di spital...rasa cam seronokpun ada tapi yg paling menyedihkan sebab terpaksa berpisah dengan insan tersayang sapa lagi kalau bukan Iemaan anak sulongku..Aku rasa nie la 1st time aku berpisah dgn Iemaan. Iemaan di jaga oleh atuk dan neneknya. Kat spital aku asik sms mak aku tanya dia ok ke tak...mak aku kata dia ok je..bila dia datang jenguk aku eksen tu tak de pun nampak cam rindu ke apa ke (ehe..)

Doc kata boleh nak induce aku kalau nak cepat tapi memandang sejarah bersalinkan Iemaan secara C-Sec adalah disebabkan kegagalan induce (menurut beliau) jadi dia tak berani nak berbuat demikian..Dia kata biar ia berlaku secara semulajadi cuma dia ada stimulate sket bagi kontraksi tu bertambah kuat dan kerap. Aku kira adalah dalam 5 kali bukaan aku diperiksa untuk anak ke-2 nie. Dan pada 10hb Doc Norlida mengambil keputusan untuk memecahkan ketubanku kerana bukaan sudah 3cm...

Masa tu dah malam...aku dah macam menggelabah pun ada sebab suami aku kuar...tapi dia sempat balik sebelum ketubanku dipecahkan...suami aku yg dapat sms dari aku dan cuak sebab dia risau aku diinduce...dia tanak aku operate lagi...

Lepas dimasukkan enema untuk aku buang air besar...Allah je yg tahu macam2 sakit datang..akupun tataula sakit perut sebab enema tu ke atau kontraksi ke tapi time tu pun dah nangis tak tahan...lama2 sakit tu hilang dan aku berjalan gi jumpa nurse utk membawa ku ke bilik bersalin 1...

Suami aku yg dah sampai tanya Doc..Doc kata dia tak induce..induce tu bila tak sakit tapi aku sakit jadi dia nak pecahkan ketuban kerana kalau sakit lama sangatpun tak baik untuk bayi dalam kandungan...

Dipendekkan cerita selepas air ketuban dipecahkan dan mulai kering, waktu tu kul 11.00mlm lebih kurang, kesakitan sudah aku rasakan di tahap yg kuat jugakla...syukurlah suami aku di situ beri semangat dan minta aku baca ayat-ayat tertentu. Doc ajar baca subhanaka inni kuntum minazholiminnn...

Monday, May 08, 2006

Menunggu hari

Dah dekat 2 minggu muka nie terperuk kat sini menunggu hari bersalin tiba. Walaupun hati nie dapat rasakan macam lambat je nak bersalin seperti mengandungkan Iemaan dulu. Tapi masa Iemaan lagi dasyat takde langsung menunjukkan tanda nak bersalin di akhir-akhir trimester. Kali nie rasa dah berat betul kat bawah abdomen dan slalu sakit-sakit. Nak kata memulas macam tak, tapi rasa seperti dipulas semasa dia mengeraskan badannya. Kadang-kadang sampai sakit pinggang. Tapi aku fikir slagi sakit tu tak berpanjangan selagi tu aku tak perlu ke spital.

Hari tu doktor siap stimulate supaya kontraksi tu datang sendiri katanya. Doctor kata tak berani induce sebab tanak jadi cam kes Iemaan. Lagipun air ketuban banyak lagi. Doktor kata nanti akan ada kuar sedikit darah. Tu takde apa melainkan kalau kuar darah ketul baru jumpa dia. Sejak tu la sakit aku kerap singgah tapi lama-lama ilang. Suami akupun dah ada sini kebetulan ada kursus kat Bangi.

Mintak doa dari semua agar semuanya selamat. Masa Iemaan dulu doktor tak bagi minum air selusuh dia kata nanti cepat je nak bersalin. Nanti dia tak tahu anak aku makan najis. Tapi kali nie aku nak minum gak dan amalkan apa yg patut.

Thursday, May 04, 2006

Bakal abang

Monday, April 24, 2006

Kembali lagi...

Assalamualaikum...hehe jeng jeng adalagi di sini....! Anak kat nenek so ada can nak update blog...cam biasa time aku leh update nie aku ada cek up pagi tadi...kat spital tanpa aku jangka doc nak cek servik aku sama ada leh bersalin normal atau tak..dan doc kata alhamdulillah kepala baby dah turun, aritu jauh lagi..dia kata kalau takde masalah lain (baby lemas atau komplikasi lain) insya Allah leh bersalin normal..so skang doc kata tunggu sakit datang...hmm seram lak aku...ya Allah bantulah hambaMu ini...

Terima kasih banyak-banyak dan tak terhingga kepada kembar tersayang aida dan aini kerana byk tolong aku dgn memberi nasihat dan tips yg bermanfaat...aritu cuak sebab pusat rawatan tu tak leh pilih2 doc melainkan request sniri kat doc tu..oleh kerana aku nie bersungguh2 dan dah pening aku try call byk kali sebab doc tak return call aku...tp alhamdulillah panggilan yg ku tunggu2 tiba...senang rupanya nak deal dgn doc dari nurse! Ingatkan doc akan bagi alasan tp dia terus kata ok takde masalah cuma dia ada bagi 2 tarikh yg dia ada hal lain...takpela tu aku paham. Dan yang melegakan aku bila dia kata kalau tak dia doc Rosilawati akan stand by...alhamdulillah...as long as doc tu pompuan...tapi kalau leh nak gak doc Norlida nie...dah jatuh hati dengan cara dia layan patient spt aku...

Tapi tulah kita mampu merancang...disebabkan rumah mak aku jauh dr KBMC so aku kenala terima kalau tak sempat nak bersalin kat situ kenalah bersalin kat mana yg dan...tp abah aku kata kalau 2 tau 3 hari kalau suami aku tak balik sini aku ikutla mak aku g keja so dekat dgn KBMC....tul gak cakap abah...tp akula muka tembok..seganla pulak...nak2 lak tempat mak aku keja adalah tempat aku keja dulu...tapi takpela aku dah biasa kat sini...bkn sume tahu aku dah tak keja sini...

Sejak aku terputus hubungan dengan dunia siber nie secara otomatik aku terputus hbgn dgn sahabat2 siber gak...so kat sini aku nak sampaikan kat sahabat tersayang bernama Rin..afwan bebanyak sb menyepi tak dapat nak email atau balas poskad raya tahun lepas sb kad tu dah terhilang oleh suami dgn cara tak sengaja...dah tu emel lak problem...skang dah bole tp dah kosong sebab dah lama tak masuk so kena aktifkan balik...kalau ada yg nak emel cuba lagi antar kat am0i@yahoo.com... sayang nak tukar atau buat emel baru sb org dah tahu emel nie...tp tula emel am0i nie byk spammer la...kalau still ada lagi terpaksa gakla kut tukar emel lain ...

Dah nak masuk 2 minggu dok sini dan meninggalkan suami tersayang...masa packing nak balik kl...tak sangka lak dpt seprais dari dia...kad beday dgn hadiah, 2 pasang stoking yg dah lama aku nak beli.tersorok dalam beg..stoking bergambar yg cam budak2 tu...tak sangka dpt kad sejak kahwin tak penah dpt kad lagi rasanya..ada muzik lak tu...terima kasih buat suami tersayang krn ingat beday isteri dia yang hampeh nie...ada ke aku tak ingat beday suami snirik...sedangkan beday aku dia lambat wish aku dah pikir dia lupa padahal dia ingat...tp aku yg lupa...sib baikla suami aku bukan jenis amik berat psl hari2 penting yg org pompuan anggap penting...(penting utk diingati oleh org yg disayangi)... :)

Aku mintak doa dari kalian agar aku selamat bersalin dan kalau bole secara normal...tp kalau dah takde rezeki kena belah lagi aku terima dgn hati terbuka sebab aku dah usaha serta doc pun usaha sama..(harapnya begitulah)...

Monday, April 17, 2006

Pening

Assalamualaikum semua...
afwan...sebab jarang sgt dpt update blog dan bercerita cam dulu..tp kira alhamdulillah sb dpt gak update walaupun skali skaler..just nak bgtau yang penting2 jer utk sahabat2 tersayang..

Dah tukar plan..nampaknya bersalin kat kl jugak jawabnya sebab dua2 family dah bising..bukan sebab penjagaan pas bersalin tetapi lebih kepada risiko menanti kelahiran...yg aku tak sampai hati tu bila mak aku kata tiap2 malam nak tido mak aku mesti risaukan aku...sbrnya ada lagi citer tapi takpela, akupun nak cepat nie...Iemaan ada nie sib baik tengah main (mainan hello kitty) cam pompuan lak..dah tu modal yg ada kat sini...

Syukurlah waktu aku nak bersalin nie student U pun tengah bz exam..so tak kaco derang..pada mulanya dah plan akhwat nak jaga masa pantang nanti..tp yg availablenya sorang je..bukan apa takut terbersalin awal..memang tak sama anak 1st dan anak ke2..mana nak bawak perut lagi, nak dukung si abang lagi..maklumlah kelahiran rapat...mmglah seronok tp risikonya abang tak faham lagi...tp takpe insya Allah tarbiyah buat si ibu...

Tadi baru balik cek up sebenarnya...kat KBMC (Kg Baru Medical Centre)..tu pun last minit teringat KBMC..kalo tak dah nak pegi Pusrawi Jalan Tun Razak tp tah napa asik dok pening..takut kena operate lagi..alhmdlh doc kat KBMC nie ok sesangat...dia byk tanya kat aku pasal kelahiran anak pertama, dia berpendapat aku operate bukan sebab fetal distress tapi failure induced..adalg mcm2 dia interview aku tapi masa tengah sakit tu mana ingat sgt...insya allah mintak kalian doakan...

Friday, February 03, 2006

Pengalaman mengandungkan anak kedua

Haritu masa kandungan 2bln lebih, doc kata tak kesah kalau baby besar janji bukaan ok so takde masalah nak deliver baby..tp doc yang aku pegi nie (insya allah nak bersalin kat sini) kata kena jaga diet supaya baby tak besar..mungkin maksud dia kalau baby tu kecik sket so nak bersalin secara normal tu lagi mudahla kot...

Doc kata masa skang nie takleh tahu baby tu besar mana..standard cam orang lain..bila masuk 7 bln baru tahu, so dia kata masa nie makanla apa nak makan tp masuk 7 bln kena jaga makan..doc kata kalau dia bagi ubatpun just nak bagi baby sehat je dan bukan ada vitamin..lagi doc pesan elakkan makan mcm nasik lemak, roti canai (nie makanan favourite nie) dan minum susu rendah lemak. Lepas makan nasik tu tak yah makan kuih ke apa...

Doc ada tanya family ada sejarah kencing manis ke, aku cakap setakat nie memang takde...tp tak dinafikan aku memang suka makan coklat dan ais krim...tp sejak lahirkan Iemaan aku dah kurang makan coklat sebab gigi aku ngilu dan sakit bila kena manisan. Skang nie tengok camna. Slalunya baby kedua dan seterusnya akan lebih besar dari yang sebelumnya... Kawan opis lama aku kata nampak perut aku macam tak sebesar masa pregnantkan Iemaan dulu.

Yang pasti azam kali nie nak bagi susu badan sepenuhnya sehingga anak 2 tahun atau lebih insya Allah...Hari tu jumpa sorang kawan dia citer dengan bersemangat tentang susu ibu nie..walaupun keja takde alasan tak dapat bagi susu badan sepenuhnya. Sebab ada akak kat opis tempat dia keja outstation sebulan tapi anak dapat minum susu badan selama dia outstation tu..(dengan memperbanyakkan stok susu) so takde yang mustahil lebih-lebih lagi orang yang tak keja cam aku nie :) Sapa nak consultant percuma tentang susu badan boleh contact kawan aku nie...Sampai kat tempat keja dia akak nie memperjuangkan hak utk mengadakan bilik khas untuk ibu perah@pam susu. Hebatkan?

Aku cadangkan sapa nak dapatkan pengalaman ibu-ibu yang menyusukan anak bole ke Ummikusayang.com

Bertemu kembali

Assalamu'alaikum semua..

Alhamdulillah dapat gak aku menjengah ke blog nie dan blog sahabat2 tersayang..sebenarnya sejak aku pindah ke utara bukan takde tempat nak online tapi rasa macam tak berpeluang jer nak peruntukkan masa betul-betul untuk update blog nie...so kesempatan yang ada di kl aku tak lepaskan peluang nak update.

Alhamdulillah kehidupan aku bertambah bahagia dan seronok skali. Nak citer tak tercerita rasanya. Pengalaman yang aku baru dapat sebagai seorang surirumah amat berharga sekali. Ditambah pula dengan kehadiran orang baru dalam perut nie...Iemaanpun nampaknya suka nak dapat adik...skang nie isu baru ialah nak bersalin kat mana..suami nak aku bersalin di kedah je tapi family aku dah cakap awal2 soh bersalin sini, senang nanti apa-apa derang leh tengok..hmm nie pun satu problem gak nie tapi takpe ada caranya :)

Okla akupun tak leh lama sebab Iemaanpun ada kat sini..dia nie apa ummi dia buat diapun nak buat gak..jazakumullah pada semua yang rajin datang sini tapi takde perkembangan apa-apa, nie pun sekadar menyinggah kejap..Moga jumpa lagi Insya Allah...doakan...

Thursday, August 18, 2005

Perpisahan sementara

Entry terakhir ku di atas kerusi biru ini, di sini dunia yang ku pijak sekian lama akan ku tinggalkan tak lama lagi, menuju ke dunia baru...moga sinar tarbiyyah akan menerangi dunia baru ku insya Allah...

Semalam sorang kawan opis aku dah mengalirkan airmata, walaupun bukan yang rapat tetapi kami penah rapat satu waktu dulu, zaman poya-poya aku dulu :)

Sahabat, dimana-mana bisa punyai sahabat, namun sahabat sejati dan sahabat hakiki itu amat payah dan tidak ternilai, untuk ditandingkan dengan apa-apa saja di dunia ini..itulah teman sejatimu, yang menegur jika tersilap, yang gagah berkata benar walaupun pahit untuk di dengar, demi kebaikanmu...tetapi erti sahabat sekarang nie sebaliknya, di depanmu manis bak tebu tetapi di belakangmu pisau dalam lipatan...

Aku nukilkan kata-kata yang tidak dapat tidak aku sebut sebagai ucapan selamat tinggal sementara, kerana destinasi seterusnya tak tahu bagaimana perjalanannya, walaupun di minda sudah tersusun strategi-strategi yang ingin di kecap bersama...lazimnya selagi kita di dunia ini kita pasti akan berpisah sama ada berpisah hidup atau berpisah mati kerana yang kekal dan abadi hanyalah di 'sana' nanti...afwan katheera semua yang setia menjengah di blog yang tak seberapa ini, andainya mengganggu emosi pembacanya, andai terluka pada yang menatapnya, maafkan diri ini yang serba lemah...kerana satu saja tujuan blog ini diteruskan dan masih bernyawa iaitu untuk berkongsi akan manfaat yang ada dan utk sempadan akan segala keburukannya...

Di bawah nie aku sertakan kata-kata semangat, penguat hati dari sorang sahabat sejati..jazakillah ukhti...hati ini syahdu dan sebak membaca bait bicara ukhti dan maaf kerana mencopy pastekannya di sini, tidak ada niat lain melainkan utk sama-sama kita hisab diri kita agar selalu kembali pada jalan yang benar dan lurus...

Sekian saja buat kali ini..insya Allah jumpa lagi..tidak ada yang bergerak walau sekecil zarahpun melainkan dengan izin Allah...ucapan perpisahan, selawat beramai-ramai ke atas junjungan Rasulullah SAW... :)

"Dan berilah peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu memberi manfaat bagi orang yang beriman," (Adz-Dzaariyat : 55)


habibatil kareemah,
alhamdulillah ukhti akan ke Kedah dalam masa yg singkat ini ... ana yakin inshaALlah - ukhti, suami dan Iman akan tiba ke "your new jannah" as you've mentioned in your blog berpayung lindungan barakah dan redhaNya jika langkah ukht dalam niat dan cara yg menepati kehendakNYA ...

ukht yg dikasihi,
ana sebenarnya tak tahu apa yg boleh ana kongsikan dgn ukht, demi khaeer dan demi menceriakan hati seorang sahabat yg sangat ana kasihi ... sehari demi sehari, ingin ana balas email ukhti segera tapi mungkin masa, mungkin kemudahan, mungkin juga 'aql dan hati yg lemah tak mampu mencoretkan apa-apa yg bermanfaat buat teman yg dikasihi ... ukhti sayang, ana harap ukhti berangkat ke bait baru dgn penuh harapan dan husndzonn pd ALlah begitu juga ingatan terhadap tanggungjawab dan perjanjianNya dengan kita ... ukhti melangkah ke arah bahagia, kebebasan dan inshaAllah kebaikan demi kebaikan di utara sana ... moga ukhti juga ingat ukhti sedang melangkah ke alam baru, "negeri orang" dan mungkin peranan "baru" sebagai surirumah sepenuh masa ... usah terleka dengan tanggapan yg segalanya akan indah dan mungkin "kerjaya" baru ukht adalah jauh lebih mudah ...

ukhtil kareemah,
sudah biasa dengan jadual kerja dan wang sendiri, ana harap ukht akan cepat "mesra" dgn jadual kerja baru : 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan, 365 setahun :) selamat datang ke dunia kami, para ibu yg meraikan malam dan hari bersama-sama dan demi anak-anak serta suami ... tanpa mengharapkan gaji, sekadar nafqah yg mencukupi ... istimewanya kerjaya ini ukht, ana tinggalkan pd ukht untuk mencari dan merasainya sendiri - selain drpd apa yg telah dinukilkan dari seerah dan pengalaman-pengalaman ibu-ibu yg lain ...

ukht ...
ana dah tulis banyak sebenarnya, tapi lepas tulis dan fikir balik ... ana rasa sangat lemah untuk terus "menasihati" ... cukuplah setakat ini buat masa ini ... ana rasa ukht juga sudah banyak dibekalkan dengan kata nasihat dan perangsang inshaALlah ... ana mendoakan yg terbaik untuk ukht dan moga panduan serta pengalaman ukht dapat ukht gunakan sebaiknya dalam menempuhi hidup ukhti esok hari dan hari-hari yg seterusnya ... doakanlah ana juga ye ukht ... ana suka untuk terus berkongsi dgn ukht, cuma masa ini ana malu pd ALlah Taala dan juga ukht, ana malu pd diri ana sendiri kerana kdg2 ana rasa 'aql ana lebih kuat dari hati & amal yg terlalu sedikit! allahummaghfirli ... tapi ukht jgn serik bercerita dan berkongsi tazkeer dgn ana ye! :)

satu perkara mungkin - ana ada ceritakan kisah ukhti secara am dan anonymous pd seorg kawan ana yg terpisah jauh dgn suami sbb masa dan jarak ... i told her that, ukht dan suami dekat saja - dlm Malaysia - tapi begitu banyak yg menghalang antuma, and you're strong and getting stronger inshaALlah ... so keep it up ya! macam tulah hidup ni kan ukht, sometimes we feel that we have the biggest problems on earth tapi hakikatnya ada org yg lebih merana dr kita kerana dunia, apalagi yg merana kerana tak dapat hidayah! para kekasih ALlah pun diuji hebat, inikan kita? moga ALlah lindungi kita dengan hidayah dan keredhaanNya sentiasa ...

tabahlah ukht, dan terus tabah ... kami mengiringimu dengan du'a, ALlah bersamamu setiap ketika!

Tuesday, August 16, 2005

Tepuk dada tanya...

Tepuk dada, tanya iman kita kan Ummi?

Teringat kata-kata ayah (ayah angkat) ku sewaktu aku dan adik-beradik singgah di rumah ayah. Pasal citer Ayah Pin. Apa yang ayah kata tu memang masuk akal. Mesti orang cakap, kenapa yang jadi pengikut Ayah Pin tu kebanyakannya orang-orang terpelajar, skolah agama dan alim kata orang...tapi mengapa sampai bole sesat sebegitu? Sebab mereka mendalami ilmu ghaib. Manusia nie bila dah bersahabat dengan syaitan dan jin, maka secara tak langsung mereka tidak dapat lagi membezakan antara kebaikan dan kejahatan serta kewarasan. Ini adalah kerana mereka telah dibutakan dan dikelirukan oleh makhluk yang telah berjanji untuk menyesatkan umat Muhammad, selain dari diri mereka sendiri yang menjadikan hawa nafsu sbg tuhan mereka. Ini pendapat peribadi aku berdasarkan pertimbangan yang aku telah lihat dan pengalaman abang aku sendiri yang pernah belajar kat skolah pondok. Memang tidak dinafikan kat skolah-skolah agama ada je citer pasal nie. Tapi masyarakat yang melihat hanya mengatakan, "Tengok, skolah agama.." Perkara sebegini perlu dilihat dengan teliti dan cuba kita ambil pengajaran dan panduan bagaimana mengatasi daripada kita sekadar melempar tuduhan dan menyalahkan pihak itu dan ini. Jangan kerana title belajar agama, skolah agama terus kita tutup pintu hati kita untuk hantar anak-anak kita belajar agama di skolah agama takut anak kita sesat macam mereka yang sesat. Sebenarnya perkara nie terletak pada nawaitu kita. Apa matlamat kita pegi belajar, adakah betul-betul nak belajar mendalami ilmu atau sekadar ikut orang atau kena paksa dengan ibubapa. Memang latar belakang skolah dan guru juga memainkan peranan tapi kita yang berpihak sebagai majoriti yang melihat lagilah memainkan peranan. Ummun Madrasatun (Ibu itu sekolah).


"Aku telah rela dengan Allah sebagai Tuhanku, dan dengan Islam sebagai agamaku, dan dengan Muhammad sebagai sebagai nabi dan rasulku,"


Wallahu'alam.

Hati aku gelisah, buat kejapun takde mood. Terkenangkan bonda tersayang yang amat tertekan di saat ini. Mehla mami, ikut Ida kita pegi dok Kedah. I will take u to my new jannah, insya Allah to my biah solehah. Tanpa terjemahan Al-Quran buat aku tercari-cari. Betapa lemahnya aku dalam ingat mengingati.

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir," - Al-Baqarah : 284-286

Thursday, August 11, 2005

Gelombang tsu-mawi

Mengunjungi blog ukhti fillah, Rin, membuatkan diri ingin juga menyelit di sini. Semalam masa aku sampai umah, dah pasang ASTRO rupanya! Gara-gara mawi la nie. Penangan mawi. Betul, diri kita sendiripun terikut-ikut untuk mengetahui citer tentang mawi, tentang AF. Mana-mana orang memperkatakannya. Makcik-makcik, yang lelaki pun tak lepas sebut nama Mawi. Alangkah indahnya jika Mawi bertukar jadi pendakwah, tiba-tiba dengan spontan mengajak manusia kepada kebenaran..terus pengsan agaknya peminat2nya...

Yang pasti gelombang tsu-mawi merupakan salah satu budaya hedonisme. Ye ke? Mari baca nie...


assalamualaikum.
hari ini kita dikejutkan dengan budaya hedonisme yang boleh dianggap sebagai melampau yang dianjurkan oleh pihak2 yang hanya mementingkan keuntungan daripada memikirkan kesan yang akan diperolehi terutamanya terhadap golongan muda-mudi(melayu-islam).soalan saya,sejauh manakah peranan ulama' dalam menanggani permasalahan ini?



Jawapan:
Ulama memang berperanan dalam isu ini. Bahkan mereka dituntut untuk menanganinya. Antara usaha yang boleh dilakukan ialah dengan memberi nasihat yang berguna kepada masyarakat melalui pelbagai saluran yang ada. Samada melalui ceramah, penulisan dan sebagainya.

Kecenderungan untuk bersuka-sukaan dan bermewah-mewahan diistilahkan sebagai budaya hedonisme. Budaya yang mengutamakan aspek keseronokan diri ini seperti memiliki barangan yang berjenama, minum arak, berjudi, bermain muzik, berhibur di kelab-kelab malam dan sebagainya itu sememangnya mempesonakan dan menggiurkan golongan remaja. Gejala sosial yang kian membimbangkan pelbagai pihak ini dikesan dirangsang oleh pengaruh iklan, rakan-rakan serta keadaan persekitaran.

Sungguhpun keinginan untuk hidup senang dan mewah adalah sebahagian daripada naluri semula jadi manusia, namun bersuka-sukaan dan bermewah-mewahan secara berlebih-lebihan itu tidak boleh dibiarkan terus menular dan membudaya dalam masyarakat kita. Ini kerana budaya hedonisme boleh mengakibatkan pelbagai gejala negatif. Di samping ia boleh menjerumuskan masyarakat ke dalam kancah jenayah, amalan berhutang dan fitnah menfitnah, budaya hedonisme juga berpotensi membuat manusia leka dan lalai daripada melaksanakan kewajipan hakikinya sebagai hamba Allah dan sebagai anggota keluarga ataupun anggota masyarakat.

Sejarah telah memperlihatkan kepada kita bahawa bangsa yang lena dibuai dengan pelbagai kesenangan dan kemewahan hidup serta didodoikan dengan pelbagai jenis hiburan akan menjadi lalai dan alpa terhadap kewajipannya hatta menyebabkan mereka menjadi lemah dan terjajah. Pengajaran ini terungkap pada sejarah keruntuhan kerajaan Abbasiah, kerajaan Uthmaniah, kesultanan Melaka dan lain-lain lagi, di mana pemerintah dan rakyat lena dibuai kemakmuran negara sehingga lalai mengantisipasi ancaman musuh. Demikianlah juga dengan budaya hedonisme yang sedang menular dalam masyarakat kita hari ini turut mengakibatkan penyakit lalai di ka-langan masyarakat. Sebagai contoh, seseorang yang asyik berhibur dengan berkaraoke dan bersuka ria bersama rakan-rakan di kelab-kelab malam tertentu akan dilalaikan oleh perbuatannya daripada melaksanakan kewajipannya terhadap Allah seperti bersembahyang, berpuasa dan sebagainya di samping lalai terhadap kewajipannnya terhadap sesama manusia seperti memberi perhatian yang sepenuhnya sama ada kepada ibu bapa mahupun kepada isteri dan anak-anak.

Sesungguhnya syaitan telahpun berjanji akan melalaikan dan menyesatkan manusia daripada jalan Allah dengan apa cara sekalipun. Pelbagai kemewahan dan hiburan di dunia ini adalah di antara senjata syaitan dan konco-konconya untuk menjerumuskan manusia kepada kelalaian dan kesesatan. Justeru, Allah menganjurkan kita semua supaya memikirkan hal ini dan berusaha menghindari diri daripada terpedaya dengan tipu daya syaitan seperti keseronokan hidup di dunia yang bersifat sementara ini. Firman Allah:--

Maksudnya:

"Dan tidak (dinamakan) kehidupan dunia melainkan permainan yang sia-sia dan hiburan yang melalaikan; dan demi sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa. Oleh itu, tidakah kamu mahu berfikir?"
(Q.s. Al-An'am: 32).


Firman-Nya lagi:
"...Dan (ingatlah bahawa) kehidupan di dunia ini (meliputi segala kemewahan dan pangkat kebesaran) tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang yang terpedaya."
(Q.s. Ali Imran: 185).


Memang tidak dapat dinafikan bahawa budaya hedonisme atau budaya berhibur ini turut dikesan semakin menjadi kegemaran di kalangan kaum remaja di negara ini. Masalah ini sangat berat dan membimbangkan kerana ia membabitkan golongan muda yang bakal mewarisi dan memimpin negara ini pada masa depan. Justeru, pembabitan semua pihak perlu dalam mengatasi budaya ini tanpa diletakkan di atas bahu kerajaan semata-mata. Ia boleh dibendung jika semua pihak berganding bahu kerana kerajaan atau remaja tidak dapat mengatasi semua masalah berkenaan secara bersendirian.

Dalam hubungan ini, kita harus sedar bahawa masalah sosial remaja berkait rapat dengan pembentukan budaya yang tentunya bermula dari rumah. Sehubungan itu, para ibu bapa harus memainkan peranan utama dalam memastikan anak-anak tidak terpengaruh dengan budaya hidup yang tidak sihat seperti budaya bersuka-sukaan dan bermewah-mewahan secara berlebih-lebihan yang mengundang banyak risiko kepada anak-anak itu sendiri di samping menimbulkan banyak masalah kepada keluarga, masyarakat dan negara. Sungguhpun ada di kalangan saudara-saudara yang barangkali berkemampuan untuk memberikan apa saja kepada anak-anak, namun perbuatan menyogokkan mereka dengan wang Ringgit serta pelbagai kemewahan bukanlah cara yang terbaik untuk mendidik dan menyayangi mereka kerana ia boleh menjadikan mereka materialistik dan lalai. Sebaliknya, suburkanlah anak-anak ataupun golongan remaja kita dengan iman dan takwa melalui didikan yang sempurna serta pemberian kasih sayang yang secukupnya.

Selain tugas ibu bapa, pertubuhan atau badan-badan bukan kerajaan (NGO) yang berkaitan perlu digerakkan bagi membentuk generasi remaja yang bersifat terbuka dan berlandaskan ajaran agama, budaya dan jati diri yang kukuh. Pengetahuan serta pemahaman terhadap nilai budaya dan moral serta kupasan masalah sosial daripada kaca mata saintifik, tingkah laku dan sosial perlu diterapkan kepada remaja secara berterusan. Ini penting kerana tanda keruntuhan nilai budaya dan moral di kalangan remaja semakin terasa di negara ini sejak kebelakangan ini.

Justeru itu, cara terbaik dan mustajab bagi menangani gejala sosial yang melanda masyarakat ini ialah dengan mentarbiah diri sendiri, anggota keluarga dan masyarakat supaya kembali kepada ajaran Islam. Segala petunjuk serta peringatan Allah dan Rasul-Nya harus kita ambil perhatian dan hayati sungguh-sungguh ke arah membentuk diri lebih beriman dan bertakwa. firman Allah:

Maksudnya:
"Sedarlah wahai orang-orang yang lalai. (Sebenarnya kamu tidak ingatkan kesudahan kamu) bahkan kamu sentiasa mencintai (kesenangan dan kemewahan dunia) yang cepat habisnya. Dan kamu tidak menghiraukan (bekalan untuk) hari akhirat (yang kekal abadi kehidupannya)."
(Q.s. Al-Qiamah: 20-21).


Wallahu a'alam

sumber: e-ulama.org

Hijrah satu wawasan

Saje je letak tajuk hijrah satu wawasan, memetik tajuk nasheed kumpulan Inteam rasanya. Aku pun tak ingat.

Sebenarnya, pagi nie aku ngantuk betul..dahla suasana kat opis nie berasap je..walaupun aku kat tingkat 21 tapi dah cukup berasap kat sini..kut mana udara tu masuk kut situla asap jerebu nie masuk yer tak...apapun, semalam buat pertama kalinya aku berniqob depan public..tp menggunakan topeng jerebu tu la! ehe..aku rasa macam sorang doktor yang nak bedah patient...dalam buspun aku tak bukak, setat aku beli menda tu kat mydin aku terus pakai sampai la aku menjejakkan kaki ke umah.

Ada ke nak darurat bila IPU dah cecah paras bahaya? Tahapahapa tah gomen nie. Nak tunggu spital penuh dah tak muat baru nak darurat agaknya. Yang pasti family day opis aku ditangguhkan. Alhamdulillah...macam aku nak pegi pun :)

Tak lama lagi, seminggu lagi aku akan meninggalkan tanah kelahiran ku ini untuk bertukar angin ke belah utara pulak. Kali nie aku seolah-olah tak rasa apa-apa, tak rasa excited nak pindah dan tak rasa sedih nak pindah. Aku rasa cam takde paper berlaku. Tapi yang pasti aku akan bagi notis 24 jam, sebab dulu aku dah bagi notis 3 bulan tapi mak aku suruh tarik balik. Bapa kali nak tebalkan muka jumpa bos ye tak. Bayarpun bayar la..lagipun sebulan gaji, tak macam sesetengah company 3 bln gaji...lagipun mak abah aku bagi lampu hijau. Tunggu dapat gaji baru aku blah.

Aku ingat sampai opis kul 6.55 pagi nie aku nak tido jap tapi terfikir nak update blog nie. Pas nie aku rasa aku tak mungkin cam skang. Mungkin aku update sebulan skali atau tak update langsung. Pc aku kat umah tu ada problem, kena set up balik intenet sume tu..so aku tak pasti CC ada ke kat sana. Lagipun macam aku nak pegi CC. So aku rasa pasnie blog nie menyepi dan bersawang tidak lama lagi, ehe....

Doakan kebahagiaan dan keistiqamahan aku di mana saja aku berada. Aku tak pasti tapi mungkin permulaan aku akan kekok dok tempat yang asing dan sunyi. Tapi yang pasti keja-keja kat umah nu akan bertukar tangan kepada adik-adik aku yang rajin tu. Bila dah jauh nie leh bajet mesti rindu-rindunya derang nie. Masa dekat nak bercukau je...suami akupun dah dapat umah sewa dan tinggal nak pindah je. Patut semalam dah pindah tapi dia kena stayback kat opis so tu yg tertangguh tu. Suami aku siap lukih pelan umah. Murah tu sewa kat sana..umah teres setingkat 3 bilik baru rm250, kalau kat kl jangan harap...

Ini semua akan terjadi dengan izin Allah. Jika takde aral melintang, mudah-mudahan takde masalah. Aku akan berangkat betul-betul pas walimah abang aku selesai.

Wednesday, August 10, 2005

Berhati-hati di jalan raya!

Skill memandu Iemaan semasa menggunakan kenderaan pacuan tiga roda iaitu roda troli :)

Ummi, Iemaan dah besar...
Ummi, betul ke Iemaan bawak keta nie?

Tuesday, August 09, 2005

Rumahku syurgaku?

Tak dapat nak update kerana keadaan tak mengizinkan. Kena buat keja triple tu. Kalau tak, memang dah panjang berjela citer aku pasal family aku yang huru hara skang.

Ingat baru nie dah ok. Tapi mana nak ok kalau bapak aku dah ada orang baru. Mana pandang dah orang lama dan anak-anak dia nie. Tapi ok lagi sebab dia still balik umah. Cuma menda nie dah sampai libatkan pejabat agama dan polis. Jangan tak tahu sampai ugut mengugut tu. Dasyat betul ehe...

Malas aku nak citer apa yang berlaku. Takkan aku nak aibkan mak bapak aku sendirikan. Kalau aku citerpun untuk pengajaran semua. Inilah risiko. Setiap apa yang kita buat memang ada risiko sampai ada kursus pengurusan risiko, risk management. Kalau bercinta dengan manusia risiko dia akan dikecewakan oleh manusia itu sendri. Pengajaran yang bagus buat aku, jangan cakap besar dan jaga mulut bila bercakap. Kalau aku citer, bole buat filem. Penuh tragis dan dramatik.

Hari tu abang, aku dan adik2 pegi umah mak ayah angkat aku. (Selepas ini disebut sebagai mak ayah). Memula aku tak citer tapi abang aku yang bukak citer. Menangis ayah dengar. Mak pun sama. Ayah ingat dah ok dah sebab derang tahu citer2 lama mak ayah kandung aku (selepas ini disebut mami dan abah). Tak sangka derang abah aku buat camnie. Bayangkan mak ayah yang takde talian darah dgn kitorangpun menangis apalagi sedara mara kalau derang tahu. Tapi aku rasa kalau sedara mara abah aku tahu derang takkan nangis. Sebab derang bkn rapat macam serapat mak ayah aku nie. Aku cam biasa kontrol macho, tak nangis depan derang. Ayah memang terkenal dgn sifat penyedih dia. Mak yang kebalpun nangis. Derang pesan kat adik lelaki aku (sebab dia sorang je lelaki tak kahwin lagi, abg aku bakal kahwin), jaga adik2 baik2..kalau dah jadi apa-apa sok, jangan pegi tempat lain, datang sini, ayah terima. Sebab adik2 aku tak rapat dgn derang, yang rapat aku dengan abang aku je sebab kami je yg derang bela sejak kecik.

Mengimbas kisah kecik2 dulu, abg aku sampai kena ikat nak suruh balik umah. Punyalah akrabnya dengan mak ayah angkat nie. Derang pegi memana tak penah tak bawak kami. Mana tak kamcing. Bila dah besar aku dah reti malu nie tu yg segan nak tido umah derang. Yelah, derang bukan muhrim. Tapi aku bersyukur sebab aku ada 2 mak dan ayah. Kandung dan angkat. Syukurlah mak aku ada tempat nak mengadu. Kesian mak aku. Tapi aku rasa bila abah aku nikah dengan Indon, mak aku dapat banyak kelebihan.

Jazakumullah pada semua yang kasik support kat aku. Lumrah kehidupan manusia. Adik ipar aku sndiri pun dah mengalami. 3 tahun tak mengaku bapak tu. Aku? Dulu aku penah berpendirian macam tu tapi skang takde pekdahnya sebab bapak tetap bapak. Ujian itu manis kerana hikmah yang kita dapat sebenarnya adalah untuk kebaikan kita sendiri. Antaranya ialah aku dapat ikut suami aku bila-bila yang aku suka. Alhamdulillah. :)

Wednesday, July 27, 2005

Sebuah pengertian

Akupun tatau nak boh tajuk apa kat atas. Aku tengah banyak keja nie. Mungkin sebab Allah kesiankan aku, tanak aku dok pikir sgt masalah nie. Skang aku tengah kemaruk sms dgn mak dan abah aku, cuba pulihkan apa yang patut. Jari2 nie dah sakit dok tekan2 nie. Sms adik2 aku lagi. Cam ketua keluarga skang nie. Hikmah yang paling berharga lam hidup aku skang..aku akan manfaatkan sebaik2nya. Doakan. Nak sambung keja..

Tuesday, July 26, 2005

Mengapa tergamak dirimu?

Saat nie aku rasa cam nak nangis, walaupun aku cuba tahan dari menangis. Aku benci nangis. Bukan aku sombong, tapi aku tak mahu menangis kerana ia takde kena mengena dengan Allah, walaupun hal yang terjadi nie datangnya dari Allah. Akukah yang pura-pura bertahan, kononnya ego untuk mempamerkan kelemahan aku sebagai wanita yang terkenal dengan air matanya. Bukan apa, aku tak mahu cepat putus asa, sebab tu aku tak suka dan tak nak nangis.

Masa mula-mula menda nie terjadi, aku pikir satu kebaikan buat aku ialah aku dapat segera pindah ke Kedah, ikut suami aku di sana. Tapi skang aku rasa tafsiran aku silap. Perkara nie menyebabkan plan dan strategi aku berubah. Aku tak leh lepas tangan, aku ada tanggungjawab sebab aku kakak sulong. Dahla abang aku nak kahwin bulan depan, jadi lak hal camnie.

Ya Allah, Kau tunjukkanlah..berilah hidayahMu pada kami semua. Aku buntu. Pagi tadi aku rasa nak mengamuk je bila keadaan semakin tak stabil. Aku rasa kalau aku mengamuk baru mak aku cool kut. Tapi kalau cool pun kejap je sebab penangan kali nie amat berat. Terlalu berat bagi seorang wanita. Masa mula-mula kejadian nie meletus, aku kecut perut dan skang aku menaip dalam keadaan jari yang terketar-ketar. Seolah-olah aku sedang takutkan sesuatu. Tadi panggilan telefon dari adik aku sudah cukup buat aku cemas, walaupun aku dah tahu perkara nie. Cuma aku harap mak aku tak buat sesuatu yang tak sepatutnya. Beginilah jadinya bila sunnah itu disalahgunakan. Inilah jadinya kalau tak nak berbincang atau syura. Beginilah jadinya bila kecintaan itu pada manusia. Manusia sifatnya sementara dan berubah-ubah sedangkan Allah itu bersifat kekal. Mak dan pak aku kena tukar konsep. Kalau anaknya ini boleh melakukannya mengapa tidak ibu bapa kandungnya.

Rumah aku huru-hara. Lengang dan membisu. Adik ipar aku kata selenga. Namun kadang-kadang tak semena-mena bergegar dengan 'ledakan bom' yang bertalu-talu lalu mencetuskan kekecohan. Mengapa bapak aku tergamak melakukan ini semua walaupun aku dah tahu menda nie satu ari akan berlaku? Mengapa ketika ini dan di waktu-waktu ini? Zaman kamu sudah senja bapak, mengapa kau biarkan nafsu bermaharaja lela. Di sebelah mak aku pula, aku nie cakap senang la itu ini tapi tak kena batang hidung aku sniri. Ia tak salah tapi caranya saja tak kena, pada keadaan, masa dan tempatnya. Skang nak tarik balik camna? Terlajak perahu boleh diundur, terlajak kata dan perbuatan buruk padahnya. Inilah jadinya bila bapak aku kahwin lagi satu...

Monday, July 25, 2005

Pesan ikhwan buat akhwat

Sebenarnya aku ada berita tergempar tapi aku tengah tunggu dan lihat. Sekarang nie aku ada something nak bagi. Buat tatapan ukhti fillah yang ku sayangi di luar sana, yang masih harum mekar belum di petik orang...ana doakan agar antum akan disatukan dengan ikhwah yg berada di jalan ini..di jalan onak dan duri..walaupun begitu manisnya tidak terperi...hanya bagi yang mengerti :) Kredit kepada Nailofar.


Ukhtifillah..
(Surat Terbuka Seorang Ikhwan untuk Seluruh Akhwat di Dunia)

Ukhtifillah,
Mungkin aku memang tak romantis tapi siapa
peduli?
Karena toh kau tak mengenalku dan memang tak
perlu mengenalku.
Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu
dengan bunga terindah sekalipun.
Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah,
tersempurna dan tertinggi.
Bagiku dirimu salah satu dari semua itu,
karenanya kau tak membutuhkan persamaan.

Ukhtifillah,
Jangan pernah biarkan aku manatapmu penuh,
karena akan membuatku mengingatmu.
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu.
Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap
dinding khayalku.
Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa,
sesemangat mentari.
Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku
yang masih penuh Lumpur.
Karena sesungguhnya dirimu terlalu suci.

Ukhtifillah,
Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan
mimpi tak berujung.
Ada ingin tapi tak ada henti.
Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat
selalu, meski ujung penutupmu pun tak berani
kusentuh.
Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku
karena sucimu kaupertaruhkan.
Mungkin kau tak peduli
Tapi kau hanya menjadi wanita biasa di hadapanku
bila kau kalah.
Dan tak lebih dari wanita biasa.

Ukhtifillah,
Jangan pernah kautatapku penuh
Bahkan tak perlu kaulirikkan matamu untuk
melihatku.
Bukan karena aku terlalu indah, tapi karena aku
seorang yang masih kotor.
Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah
burukku, mengenakan pakaian sutra emas.
Meniru laku para rahib, meski hatiku lebih kotor
dari Lumpur.
Kau memang suci, tapi masih sangat mungkin kau
termanipulasi.
Karena kau toh hanya manusia-hanya wanita.

Ukhtifillah,
Beri sepenuh diri pada dia sang lelaki suci yang
dengan sepenuh hati membawamu kehadapan
Tuhanmu.
Untuknya dirimu ada, itu kata otakku, terukir dalam
kitab suci, tak perlu dipikir lagi.
Tunggu sang lelaki itu menjemputmu, dalam
rangkaian khitbah dan akad yang indah.
Atau kejar sang lelaki suci itu, karena itu adalah
hakmu, seperti dicontohkan ibunda Khadijah.
Jangan ada ragu, jangan ada malu, semua terukir
dalam kitab suci.

Ukhtifillah,
Bariskan harapanmu pada istikharah sepenuh hati
ikhlas.
Relakan Allah pilihkan lelaki suci untukmu,
mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak
ada sampai kau mati.
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci untuk semua
lelaki di fana saat ini.
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu,
yang kaubangun dengan segala kekhusyu'an
tangis do'amu.

Ukhtifillah,
Pilihan Allah tak selalu seindah inginmu, tapi itu
pilihan-Nya.
Tak ada yang lebih baik dari pilihan Allah.
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki yang
terpilih itu, melainkan pada jalan yang kaupilih,
seperti kisah seorang wanita sudi di masa lalu
yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar
pernikahannya.
Atau mungkin kebaikan itu terletak pada
keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih
Tertinggi.
Kekasih tempat kita memberi semua cinta dan
menerima cinta
dalam setiap denyut nadi kita.


---

Adapted from article : Wanita Suci
In Asih Retno

(dapat daripada Diana Bandung)

Friday, July 22, 2005

Kisah mangkuk cantik, madu dan sehelai rambut

Suatu ketika, Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar dan Uthman berkunjung sebagai tetamu ke rumah Ali. Di sana mereka dijamu oleh Fatimah, puteri Rasululllah SAW sekaligus isteri Ali bin Abi Thalib. Fatimah menghidangkan untuk mereka semangkuk madu. Ketika mangkuk itu diletakkan,sehelai rambut jatuh melayang dekat mereka. Rasulullah SAW segera meminta para sahabatnya untuk membuat perbandingan terhadap tiga benda tersebut, iaitu mangkuk yang cantik, madu dan sehelai rambut.Abu Bakar yang mendapat giliran pertama segera berkata, "Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut".

Rasulullah SAW tersenyum, lalu menyuruh Umar untuk mengungkapkan kata-katanya. Umar segera berkata, "Kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Rajanya lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Rasulullah SAW kembali tersenyum, lalu berpaling kepada Uthman seraya mempersilakannya untuk membuat perbandingan tiga benda di hadapan mereka. Uthman berkata, "Ilmu itu lebih cantik dari madu yang cantik ini. Orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Rasulullah SAW kembali tersenyum kagum mendengar perumpamaan yang disebutkan para sahabatnya itu. Baginda pun segera mempersilakan Ali bin Abi Thalib untuk mengungkapkan kata-katanya. Ali berkata, "Tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumahnya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Rasulullah SAW segera mempersilakan Fathimah untuk membuat perbandingan tiga benda di hadapan mereka. Fathimah berkata, "Seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Wanita yang mengenakan purdah itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tidak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut".

Setelah mendengarkan perumpamaan dari para sahabatnya, Rasulullah SAW segera berkata, "Seorang yang mendapat taufiq untuk beramal lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini. Beramal dengan perbuatan baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat amal dengan ikhlas, lebih sulit dari meniti sehalai rambut."

Malaikat Jibril yang hadir bersama mereka, turut membuat perumpamaan. "Menegakkan tiang-tiang agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik. Menyerahkan diri, harta dan waktu untuk agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehalai rambut".

Allah SWT membuat perumpamaan dengan firmanNya dalam hadis Qudsi, "SyurgaKu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu. Nikmat syurgaKu itu lebih manis dari madu dan jalan menuju ke syurgaKu lebih sulit dari meniti sehalai rambut". Wallahhualam..

credit to ukhwah.com

Thursday, July 21, 2005

Mak dan Ayah

Kebelakangan nie agak sibuk sket. Bukan sibuk apa, sibuk siapkan bunga telur untuk perkahwinan abang aku tak lama lagi. Setiap kali aku buat bunga telur untuk abang aku, setiap kali tu aku rasa sedih. Sebab terkenangkan gubahan bunga telur abang aku. Sedih tengok. Macam tak caya je tu abang aku buat. Ada ke nak kasik orang camtu. Aku tergelak masa abang aku tunjuk. Abang aku kata dia saja je nak test buat sendiri. Sampai cair warna riben yang nak dibuat bunga tu, sebab lama dok terperap lam keta dia.

Minggu lepas la, aku pegi ziarah abang aku kat Sg. Siput. First time aku pegi umah abang aku sejak dia keja kat sana. Nyaman dan segar..tapi segar lagi suasana kat umah bakal wife dia. Bestnya umah lam kawasan dusun tu! Sampai naik 'se-eh' aku makan durian n buah-buahan. Free of charge. Kalau jualpun sebiji durian baru lima ploh sen. Kat kl tak merasa harga camtu.

Hari tu Iemaan pegi telan skru belakang jam alarm. Aku terkejut gak sebab takde lak dia tercekik. Patut aku tengok beria-ia dia gigit skru lagi satu. Tengok-tengok satu lagi dah takde. Ayah aku kata takpe nanti kuar balik bila dia buang air besar. Setakat nie tisu dan kertas dah makan. Isk...kitapun tak terhandle dibuatnya. Kadang-kadang tak pasan. Ada skali tu masa aku lam bilik, iron yang panas tu dia nak pegi usik. Syukurlah nenek dia nampak. Kalau tak, hmmm...

Tadi aku tergerak nak call mak ayah angkat aku, sebab semalam abah aku mention pasal nak jemput derang. Derang bela aku dan abang aku masa kecik. Last time aku gi umah derang masa aku nak nikah dulu. Alhamdulillah mak bagi positif response. Risau gak kot2 derang kecik ati ke sebab lama dah aku tak kontek. Nak cerita pasal hubungan kami agak komplikated. Bukan ada talian darahpun tapi hubungan yg pernah terjalin dulu begitu akrab. Tapi sayang dah tak seperti dulu disebabkan hal-hal tertentu. Aku tanya skali salah sorang anak mak angkat aku yang dok kat kedah. Bestnya sebab dah ada sedara, takla rasa terpencil nanti. Rindu lak kat mak dan ayah. Ayah angkat aku baru operation masuk besi lam kaki. Umah derang tu dalam proses mahkamah, sebab area umah tu nak robohkan oleh kerajaan. Tapi derang bukan umah setinggan tapi tanah lot. Akupun tatau citer sebenar. Yang aku tahu nanti situ nak buat projek kerajaan dan derang diberi pampasan. Tapi pampasan sket je. Skang nie tunggu dan lihat. Mak kata, tanah terlebih tu derang akan buat rumah untuk derang berdua. Alhamdulillah, aku gembira sangat sebab dapat cakap dengan derang. Risau gak, takut tak sempat sebelum masanya. Yelah, derang dah tua, harapnya aku dapat jumpa derang, nak bawak Iemaan.

Mak seprais bila tahu aku dah ada anak satu. Jangan kata Iemaan, suami akupun derang tak tengok lagi...

Wednesday, July 20, 2005

Ok dah!



"Ummi..Iemaan tak masam dah.." Pulak.. Yerla, dapat main pokok bunga nenek.. :) Gambar nie amik semalam, ehsan neneknya handset chokia.

Monday, July 18, 2005

Nak pegi mana tu?


Nak pegi mana tu?
Originally uploaded by amoisy.
Bukti Iemaan masam bila dok dalam stroller.

Friday, July 15, 2005

Derita Pelarian Palestin

An Israeli army soldier aims his weapon at Palestinian youth during clashes in the West Bank town of Tsurif Wednesday April 13, 2005.Merujuk kepada entry Bilamana hak manusia diperlekehkan oleh kuasa besar, di bawah nie rujukan bagi yang terlepas tengok Majalah 3 mengenai rencana tersebut.

Menyusur derita rakyat Palestin

Thursday, July 14, 2005

Kisah benar

Berikut merupakan reply email dari seseorang kepada seseorang. Kandungan e-mail tersebut berdasarkan kisah benar yang berlaku dalam kehidupan berumahtangga. Nama yang dipaparkan telah diubah dan diharap menjadi pengajaran kepada semua.

wswbt seri

alhmdh saya sehat dan saya harap awakpun begitu juga..
saya harap awak bykkan bersabar dan istighfar...Allah nak uji tu dan kita sbg manusia kena terima semua tu dgn tenang..saya tahu perasaan awak..saya rasa awak dgn saya sama je perangai..maklumla anak kedua..atas awakpun abg awak kan, lelaki..bawah ada lagi adik2..pastu kita nie anak pompuan sulong..hehe biasalah tu..

jgn kata awak singa betina sayapun lebih singa dr awak..cuma bila dah kawen nie saya jrg menyinga (saya menyinga dulu kat adik beradik saya)...

saya faham..sayapun mmg tak suka org campur tgn dlm hal keluarga walaupun derang tu family kita sniri..sbrnya menda nie mmg kalau tak dikawal bole bawak kepada 'peperangan meletus' antara husband and wife..saya rasa awak lagi penyabar dari saya..saya nie menda kecikpun kdg2 cepat je nak ngamuk, kesian kat suami saya walaupun saya tak tunjuk tp dia bole agak...

saya tak marah atau kecik ati langsung awak tak jadi nak beli umah..mmg tak de rezeki kita nak berjual beli..umah sayapun setakat nie takde org seres nak bayar lg..

saya tanak keruhkan keadaan dgn menyatakan apa2 tentang abg ipar awak tu..cuma pendpt saya mmg umah kat kl byk tapi byk umah bukan atas tanah..maksud saya umah flat, apartment bykla..umah atas tanah mcm teres, banglo mmg sket je..ada pun mmg mahal giler...kdg2 harga tak masuk akal pun ada...tp itula kenyataan umah kat kl...

seri saya sebenarnya nak ucap terima kasih byk2 sb sudi kongsi masalah awak dgn saya..saya mmg perlukan kawan mcm awak sb kita sama2 dah kawin dan ada anak dan ada masalah yg lebih kurang sama...at least awak atau saya sama2 dpt release tension dgn menceritakan masalah masing2...walaupun takde penyelesaian tapi at least hati kita cool sket...

itulah gunanya sahabtkan..bersama di waktu senang atau susah...

bila saya dah kawen, baru saya sedar dan perasan..kita kena belajar how to give and take..sb kita skang nie perlukan persepakatan utk hidup bersama..tak mcm masa bujang dulu bole buat keputusan sniri walaupun parents ada tapi hak kita, kita punya suka nak camne..

tp bile dah married, kena ikut ckp suami..tp saya fikir kita masih bole dikategorikan sbg isteri yg bertuah sb dpt suami yg ada pelajaran dan at least dpt bagi kita nafkah kalau nak dibandingkan org lain yg suaminya takde pelajaran dan kais pagi makan pagi...dgn berfikir mcm tu kita dpt kurangkan rasa depress kita...

saya tengok kat majalah 3 kat tv3, sebuah keluarga daif, duduk kat tepi sebuah kilang lama..dekat sarawak..makanan harian derang nasik berlaukkan sayur dan siput babi...mcm tak percaya tapi itulah hakikatnya..kesian tgk..anak2 derang mandi kat sungai yg tatau bersih ke tak air tu...suami dia keja buruh je..isteri jadi housewife..daif dan harapkan belas org..isteri dia anak 5, sanggup jaga semua anak dan redha dgn ketentuan...kalo saya agaknya tataula...mungkin cam org lain lari tinggalkan suami sb tak sanggup susah dgn dia...

tp bila kita dah kwen dgn dia,kenala terima buruk baik dia kan...mmgla kdg2 rasa tak fair, tak puas hati tp itula lumrah umahtangga..kdg2 geram sb dia tak ikut ckp kita..mentangla isteri yer tak..tp itula hikmah jadi isteri...isteri senang masuk syurga (walaupun kaum pompuan lebih byk dok dlm neraka),,suami nie byk tanggungjwb sb derang pemimpin...kita nie amanah derang dan derang kena jaga..

mcm saya skang nie..ikutkan nak pindah cepat tp sebabkan suami saya byk keperluan tak beli dan rumahpun tak der lagi so terpaksa tunggu..saya nie pun semput...nama je dok ngan mak bapak tapi duitpun cepat abih..saya lagila segan..dahla bagi duit kat mak 50 je sebulan..manala cukup..gaji saya walaupun dah seribu tapi potong tu potong nie..saya ada buat loan utk family saya tak abih byr lagi..dan potong bayaran masa operation bersalin..last2 tinggal rm200 je..cukup2 nak bayar babysitter anak saya...

dulukan seri sebelum suami saya dpt keja lagila depress and very tension...hari2 kena sindir dgn bapak saya sb suami saya tanam anggur dan tak carik keja...mcm2la sampai suami saya kecik ati..kdg2 nak cakap pun serba tak kena...yerla sorang tu suami sorang tu bapak kita..

patutla org kata kalau dah kawin pergi dok sniri, belajar bedikari so nak buat keputusan pun takde campur tgn org lain..dan kitapun dpt rasa susah senang dok berkeluarga...

saya rasa buat masa nie kalau keadaan awak dan suami masih tegang biarkan dulu reda..sb org laki nie bukan cam org pompuan..org pompuan kalau rajuk time tu jugak nak pujuk tapi org laki nie dia nak kena tunggu dia cool dulu..so bila dah ok cuba awak bincang baik2..slow talk org kata...mungkin suami awak tanak ayah awak uruskan sb dia tanak keputusan dia nanti dpt pengaruh dr bapak awak pulak..mmgla kita sniri selesa dgn darah daging kita sniri kan...

awak ada jelaskan tak kat suami awak, awak buat semua nie sb utk keselesaan suami dan kebahagiaan korang? kdg2 suami nie dia tak faham kalau kita tak cakap terus terang..derang bukan cam kita tahu berkias2..kalau kita bagi hintpun derang tak leh tangkap..silap2 derang ingat lain...

tp kalau awak dah bincang tp dia berkeras skang nie terletak pd tgn dia nak buat apa..at least awak dah cuba..dan kalau jadi apa2 nanti dia sniri akan ingat dan sedar balik.."oo nyesal tak ikut ckp isteri aku dulu"..walaupun dia tak ckp kat kita tapi masa tu dia sedar yg kita nie syg kat dia...

saya hrp awak bersabar yer...saya doakan yg terbaik buat awak...jgn layan sgt emosi tu nnt effect kesihatan dan komunikasi awak suami isteri..salam sayang dari saya sahabt awak..

Bilamana hak manusia diperlekehkan oleh kuasa besar

Sebenarnya aku nak menyatakan rasa geram dan menyampah dekat berita yang aku baru baca pagi tadi (tapi paparan berita tersebut adalah paper semalam) mengenai remaja 15 tahun yang dirogol berkali-kali oleh ahli keluarga sniri (bapa saudara dan sepupu) sehingga melahirkan anak. Yang sadisnya ramaja tersebut melahirkan anak dalam tandas asrama sebuah sekolah agama di Kuala Pilah.

Aku tak pasti tapi berkemungkinan besar remaja terbabit tidak tahu dia mengandung. Rakan asrama terkejut tak sangka kawan sniri mengandung disebabkan remaja tersebut berbadan gempal. Sebelum itu, dia dipercayai mengadu sakit perut dan mahu membuang air besar di tandas asrama sekolah itu. Difahamkan mangsa dipercayai dirogol 2 bapa saudara dan 2 sepupunya itu sejak pelajar terbabit berusia 10 tahun hingga 14 tahun iaitu antara 2000 hingga September tahun lalu. Siasatan polis mendapati pelajar itu dipercayai dirogol setiap kali mangsa tinggal di rumah neneknya pada musim cuti sekolah.

Macam tak percaya je zaman yang dikatakan bertamadun tapi masih ada lagi yang berperangai jahiliyah. Aku rasa ikutkan hati nak seksa manusia berperangai haiwan (nak sebut haiwanpun tak sampai hati sebab haiwanpun tak 'makan' anak) daripada hukum penjara (seperti yang selalu dikenakan pada perogol). Setakat sebat tak jadi apa. Nak kata tak educated, orang dulu2pun tak belajar tinggi tapi boleh bezakan mana baik dan mana buruk. Inilah agaknya jenis manusia yang tidak dapat menguasai diri lalu menjadikan hawa nafsu sebagai raja dalam diri mereka.


"Maka pernahkah kamu melihat orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk setelah Allah (membiarkannya sesat), maka mengapa kamu tidak mengambil pengajaran." (Al-Jaatsiyah:23)


Lagi satu apabila aku tengok Majalah 3 pasal kemelut yang melanda pelarian Palestin di Kem Sabra & Shatila dimana situ pernah terjadi peristiwa penyembelihan beramai-ramai terhadap rakyat Palestine 23 tahun yang lalu. Klik sini untuk BM dan klik sini untuk BI. Sedih tengok. Sesiapa yang terlepas tengok leh pegi baca pengembaraan wartawan tv3 dalam Mingguan Malaysia baru-baru ni. Betapa manusia sekarang sudah hilang perasaan belas kasihan dan akibat tamakkan kuasa dan harta maka berlakulah penindasan dan kekejaman. Apa yang berlaku di Palestin sesuai dengan tahap keimanan mereka iaitu jihad dengan senjata. Kita nie agaknya kalau terjadi peperangan alamak mau lari dulu. Tidak dinafikan isu Palestine-Israel yang tidak berkesudahan merupakan satu daripada punca kemunculan kumpulan radikal Islam. Sesetengah penganalisis berpendapat ia juga sebagai punca London menjadi serangan bom Khamis lalu. Bagi mereka, serangan itu berlaku kerana penyerang marah terhadap nasib malang rakyat Palestine. Baca lagi...

Berkata seorang penyair, "Kita menampal dunia kita dengan mengoyakkan agama kita, tapi tidak satu pun yang kekal baik dunia atau agama kita"

"Dan orang-orang kafir itu bersenang-lenang (di dunia) dan mereka makan seperti binatang-binatang makan dan neraka adalah tempat mereka tinggal" (Muhammad:12)

Sesungguhnya dunia adalah tempat kita yang sementara, penuh rintangan, ujian dan kesedihan yang memerlukan daya tahan dan kesabaran yang tinggi. Memanglah yang kuffar itu selalunya menang kerana dalam al-quran telah mengatakan dunia ini tempat enak-enak bagi mereka tapi bukan untuk kita kerana kita tempatnya di sana kelak insya allah.

"Dunia ini penjara bagi orang mukmin dan syurga bagi orang kafir"(Riwayat Muslim)

Apa yang mampu aku dan kita lakukan jika benar kita nie umat Islam dan mengaku bersaudara? Wallahu'alam.

Tuesday, July 12, 2005

Istimewa

Tukar template lain. Tak sangka tengah search jumpa template yang direka oleh orang dari Indonesia. Sapa yang berminat nak cuba sila ke Isnaini.com. Memang senang nak guna. Yang menarik tu dalam BM. Kalau dah boring sok tukar lak.

Kenapa aku pilih tajuk istimewa? Nie bukan istimewa lagu kumpulan Indigo tu seperti dalam tv iklan Sunsilk tu tapi istimewa lain. Istimewa lagu tersebut adalah mengenai seorang wanita tapi istimewa nie masih mengenai manusia tetapi wanita mahupun lelaki bisa saja memperolehinya. Tapi awas kerana bukan calang-calang orang mampu memiliki title istimewa nie. Aku sniripun belum tentu tetapi insya Allah kita berusaha ke arah itu. Yakinilah, setiap dari kita Allah telah ciptakan kelebihan untuk berada di jalan istimewa ini, walaupun susah, walaupun getir untuk dilalui.

"Kalau sekiranya jalan yang kamu lalui itu dekat dan perjalanan yang kamu tempuhi mendatangkan banyak keuntungan, nescaya mereka berbondong-bondong mengikutimu, tetapi (jalan dakwah) itu penuh dengan kesusahan..." (At Taubah:42)

Marilah kita bercita-cita menjadi umat yang disayangi Allah.

Dari Anas RA, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Akan datang pada umatku suatu zaman saat itu orang berpegang teguh kepada agama laksana menggenggam bara api." (Riwayat Tirmidzi)

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

"Bersegeralah kamu beramal sebelum menemui fitnah (ujian berat terhadap iman) seumpama malam yang sangat gelap. Seseorang yang masih beriman di waktu pagi, kemudian di waktu petang dia sudah menjadi kafir, atau seseorang yang masih beriman di waktu petang, kemudian pada keesokan harinya dia sudah menjadi kafir. Dia telah menjual agamanya dengan sedikit harta benda dunia." (Riwayat Muslim)

Wallahu'alam.

Tuesday, July 05, 2005

Setiap kesulitan...

Alhamdulillah..tiada apa yang boleh menggambarkan kegembiraan ku. Baru-baru nie Allah telah temukan aku dengan seseorang yang merupakan salah seorang sahabat baik mak aku. Dia telah bagi aku kata-kata semangat yang aku sniri tak sangka keluar dari mulutnya. Semalam pulak, sorang kawan baik aku yang tinggal di London telefon. Kami berbual dalam 40 minit dan akupun tak sangka jugak rupanya dia penah berada dalam situasi ku. Dia kata, "Ida, tolonglah jangan tinggalkan suami awak." Beberapa kali dia sebut tang tu je. Dia kata kat sini dah 2 couple yang sorang sana sorang sini last-last jadi haru biru. Kawan aku nie dia dapat tentangan yang hebat sebab dia benti belajar semasa baru kahwin. Mana taknya, kawan aku nie study kat Perak pastu husband keja kat kl, hari minggu lak husband dia kena pegi Johor (sebab sambung Master kat situ)..so masa bila nak jumpa?

Memang, benti belajar adalah satu kerugian tetapi skang nie kita perlu lihat situasi. Kalau ada rezki kawan aku nie bole further balik study dia. Jodoh dia dah sampai dan hasil persepakatan dia perlu benti study untuk ikut suami dia. Masa dia nak ikut suami dia pegi London dulupun dapat tentangan gak dari parents sniri. Alasannya biar suami dapat umah dulu, stable dulu dan so on. Tapi yang menariknya, suami dia just cakap, "Susah senang biar kami bersama," Dan agak lama jugakla krisis antara anak beranak. Hmm...at least aku tahu kawan aku sniripun mampu hadapi dengan jayanya skang..mengapa tidak akukan?

Bukan ketepikan keluarga sniri tapi tengok pada keutamaan. Bestfren mak aku yang merupakan sorang officer lak cakap, "Akak sanggup benti keja kalau nak ikut suami," "Duit leh carik" Sebenarnya...aku dah tahu dah semua tu tapi aku tak dapat cukup support dari orang-orang keliling ku. Bukan takde, tapi tak cukup (tamak ke?) Sebenarnya apa yang aku inginkan adalah orang-orang terdekat ku. Lebih bagus lagi kalau sedara mara sniri. Mungkin kawan takleh tolong tapi sedara mara leh kan..tapi takpe..menda nie aku akan setel tak lama lagi...so soon..insya allah..doakan kami. Aku percaya setiap kesulitan ada kemudahan...

Memang complicated aku nak citer..sebab aku tahu ada yang tak paham sangat dan judge macam-macam. Tapi aku tak kisah...dan sori kalau ada yg contra dengan pendapat aku nie. Masing-masing ada pendapat masing-masing. Cuma bila kawan aku kata, lelaki nie dia ada ego dia sniri..buat aku terpk...hmmm.... -__*

Friday, July 01, 2005

Biasalah tu

Sebenarnya, bukan tanak update..tergendala kerana..

-Nak tukar lay out baru tapi tak reti
-Bz lak tiba-tiba ngan keja sb assistant officer takde, so kena buat keja dia dan keja campur2 (rojak)
-Since PKS (Pekerja Khidmat Singkat) di lantik lagi, so kena prepare gaji derang
-Keja-keja lain yang important and urgent tapi aku mmg suka bz ngan keja dari takde keja
-Baca blog orang lain lagi best dari update blog sniri

Semalam, aku tension balik..sebenarnya aku bukan apa, cuma menda nie balik-balik ulang menda yang sama..aku tahu parents aku sayang kat aku, lebih-lebih lagi anak aku cucu pertama derang, tapi tolonglah bagi aku hak sebagai anak dan juga sebagai isteri kepada menantu derang (betul ke ayat aku nie)..

Isu nie timbul balik sebab hal lain..tapi aku terkena skali tempiasnya..

Mak pak aku tak leh accept anak derang nie dah besar dan leh buat keputusan sniri (lebih-lebih lagi sudah berumahtangga dan kena ikut cakap suami)..

Dan yang obvious, derang tak leh terima anak derang akan dok jauh dari derang..dan merekapun akan berjauhan dengan cucunda tersayang...

Ada sorang akak nie, husband dia baru tukar ke Sudan, asalnya keja kat kl..so derang ingat nanti husband akupun sama kena pegi overseas..ayah aku kata kat mak aku , nanti suami aku transfer Sudah, aku dok sorang2 kat kedah..memangla sebab dia keja camna nak ikut, camtu aku kena benti keja so dpt ikut (ayat baik punyer)...tapi sebenarnya mana sama, companypun tak sama pastu bidangpun lain...apapun, sebabnya satu je, berat hati nak lepaskan anak cucu dok jejauh...

Memang menda nie hikmahnya banyak sgt tapi tamparan yang diterima lebih terasa kepada suami, dan aku sniripun ada masanya mengalirkan air mata..aku tanak dikatakan anak derhaka (seperti orang-orang yang mendengar dari sebelah pihak shj) dan dlm masa yang sama aku mahu taat kepada suami ku...masalahnya bukan kami mahu berjauhan tapi tuntutan tugas dan keadaan memaksa...

Bukankah kita perlu berhijrah kerana banyak kebaikan hijrah nie...macam lagu hijrah tu..Rasulullah sniripun berhijrah...memang ada risikonya tapi bukankah apa saja kita lakukan memang ada risiko..kalau kita lapar, kita makan..kalau tak makan nanti sakit, kalau makan nanti kenyang tapi kalau salah makan sakit perut..

Tapi aku tanak mudah melatah, biasalah tu ibu bapa mana tak sayang anak..cuma cara dan pemikiran mereka berbeza-beza...

Thanks blog sebab kau menjadi pendengar setia dari dulu...

Monday, June 27, 2005

Cerita hari minggu

Alhamdulillah dah dapat ING. member card. Punyalah tunggu mana pegi post express dari abi nie, rupanya akak despatch nie separatekan. Pas nie dah senang, ada kemudahan nak dapatkan rawatan sekiranya sakit. Tapi aku lum try lagi. Ingat nanti nak call tanya dulu. Sebelum nie kalau panel, claim je kat boss (masa kat firm lama). Skang nie kat opis gomen, kalau nak pegi klinik kena pegi kat Cheras tu yang untuk staff. (Alhamdulillah, bulan depan Sabtu dah tak keja, yahoo!) Dulu ada klinik kat bawah nie, ada ke derang tutup. Nak pegi Cheras kena naik bus. Tu yang prefer pegi Pusrawi (naik bus gak tapi dekat je). Lagipun best sebab islamic. Yang panel abi nie aku tengok list banyak sangat tapi pusat rawatan Islam ada satu je kat Kelana Jaya. Kalau dok sana dekat la.

Hari Sabtu aritu bawak Iemaan pegi pasar malam dekat area umah. Jalan kaki 15 ke 20 minit. Iemaan sukala bab jalan-jalan nie. Dukung atau stroller dia tak kesah janji dapat jalan. Yang pelik tu bila bawak dia duk dlm stroller dia takmo senyum. Seres dan masam je muka dia. Dah lama-lama baru ok. Samala kalau dalam lrt ke atau transit memana, dalam keta..mula-mula mesti muka masam. Ingat nak dukung je tapi nenek kata larat ke nak dukung, dah ada stroller tu guna la...So bawakla stroller tu. Last masa balik bukan Iemaan yang dok dalam stroller tu tapi makanan pasar malam. Okla tu takdela nenek nak pegang banyak barang. Nenek beli bunga lagi (agak dah).

Masa kat pasar malam, ada sorang anak Cina tu dalam umur 4 ke 5 thn agaknya, elok je dia pegi kat Iemaan yang masih dok dalam stroller. Dia usap-usap kepala Iemaan pastu dia cium mulut Iemaan! Ingat ke nak cium pipi. Sebab anak Cina tu lelaki. Masa tu aku benti kat satu gerai nie tengok barang. Pastu aku cakap kat nenek. Nenek Iemaan gelak je. Masa tu mak kepada budak Cina nie pun kat gerai yang sama. Sekali dia pegi kat Iemaan dan dia buat lagi. Iemaan lak diam je. Aku nak tergelak pulak. Agaknya dia ingat Iemaan nie anak Cina kut. Balik umah aku basuh muka dan tangan Iemaan. Nak mandi dah malam.

Kat umah bila atuknya balik, bagitau dia bawak cucu pegi pasar malam. "Patutla bau asap je cucu atuk nie,"

Teringat citer minggu lepas, bawak Iemaan gi daurah untuk pertama kalinya sejak dia lahir ke dunia. Perjalanan ke bangi menaiki komuter biasa je bagi Iemaan, sebab sebelum nie pun dia dah biasa naik putra. Iemaan nie alhamdulillah setakat nie boleh dikatakan dia jenis tak meragam kalau bawak berjalan. Atuk dia la yang kata. Aku nak komen aku pun tak tahu sebab tak penah ada pengalaman, Iemaan adalah yang pertama. Atuk kata kalau nak compare dengan kami adik-beradik memang problem je kalau bawak jenjalan. Nie kira dah cukup baikla tak meragam walaupun dia panas dan berpeluh. Minggu aritupun abi balik umah. Dia kata Iemaan dah berubah lagi wajah. Nampak cam anak Murabbi dia. Idah ngan Aishah kata cam muka anak kak Anfal. Tapi takde orangpun kata cam muka ummi dia huhu. Atuk cakap, "Anak bapak" (Like father like son).

Friday, June 24, 2005

Mungkin

Tengah fikir nak tukar server lain yang lebih banyak function eg tblog, blogsome, blogspirit..hmm..

Wednesday, June 22, 2005

Am i a bad mom?

Malam semalam Iemaan terjatuh dari katil buat pertama kalinya. Aku pegi bilik air masa tu, kejap je skali time aku masuk bilik tu aku nampak anak aku berguling nak jatuh. Memang tak sempat nak sambut..agaknya time tu aku tengah cemas. Tapi syukurla dia jatuh atas alas kaki tebal (macam karpet tu)..Menangis of course, aku pujuk dia dan agah dia, "Mana bird?" Dia diam kejap pastu nangis balik. Tangisannya jelas menunjukkan dia sakit dan terkejut. Berpeluh kepala dia. Time tu cantik-cantik je ayah aku baru balik dari kerja. Ingat ke dia nak marah. (Muka dah cuak) Tapi sib baik tak. Cuma ayah aku cakap mujurlah sniri yang buat, kalau orang lain dah bergaduh dah... (kui kui)..Lelama terus tertidur atuk dalam pelukan atuk.

Dahla semalam aku bagi dia minum susu yang dibancuh menggunakan termos yang sudah pecah. Sebenarnya tatau termos tu dah pecah kat dalam. Bila nak bagi susu kali kedua baru aku pasan macam ada bunyi dalam termos tu. Bila aku tengok, "Ya Allah, dah pecah..abih aa kalau anak aku termakan kaca dalam termos nie."

Carelessnya aku..ampeh.

Sib baik hubby aku tak marah. "Dia semakin aktif, kalau jatuh sket-sket tu biasala." "Kena berhati-hati" Memang dia jenis cool. Tapi kalau suami aku yang careless aku marah ehehe...

Pengajaran:

1) Jangan letak bayi anda yang sudah pandai meniarap dan berguling berseorangan atas katil walaupun dah kepung dengan bantal.
2) Dah tahu termos tu dah jatuh, periksa dalam sama ada pecah atau tidak termos tu!


Skang nie memang anak aku sorang nie dah mula tunjukkan 'taring' dia. Kalau letak kat tengah toto tu, jap gi dah terkeluar dari toto tu. Kalau bagi hisap puting, dia akan tunjuk skill meniup. (Yang nie tak tahu sapa yang jadi cikgu) Dan kalau cakap "Bird", dia akan pandang langit dan cakap "Eihh eihh" Dah pandai angkat tangan mintak orang dukung. Pastu kalau dukung dia dan berdiri depan pintu, dengan khusyuknya dia tengok alam sekitar. Bila bawak masuk umah balik dia nangis. Tapi yang paling aku perasan Iemaan nie dari dulu suka tengok cermin. Agah dia kat cermin dia mesti tersengih dan gelak mengekek (kena ada skill nak agah). Pastu menda yang dia paling suka sangat yang kaler terang-terang (sudah tentu) dan yang dia suka main ialah alas meja, plastik dan dia paling suka gigit dan makan buku, paper atau majalah. Jimat nie hehe. Sebab menda-menda camtu keluarkan 'bunyi' (menarik perhatian dia).

Kalau tidur suka meniarap. Bila kita telentang dan ngiringkan dia, nanti dia sniri meniarap. Tapi yang kelakar tu masa tidur malam bila nak bancuh susu nak bagi dia, dia nangis macam sedih sangat. Agaknya dia nak cakap, "Lambat aa ummi nak bagi susu" Sebab dulu masa dia nak menyusu badan, tak yah nak bancuh-bancuh, terus bagi. Senang dan cepat. Kita pun sambil tu tertido terus :D

Friday, June 17, 2005

Kawan baru

Tadi berkenalan dengan kawan baru. Dengan sedikit keberanian aku menegurnya dan diapun menunjukkan minat untuk berkawan. Rupa-rupanya dia dah lama memerhatikan aku. Tak sangka pulak..aku yang tak penah perasan kehadirannya. Dia kata slalu nampak aku minum atau lunch kat sini. Kadang-kadang dia nampak aku dengan suamiku. Hmm..rupa-rupanya dia ada kembar seiras dan kembar dia tu nak masuk 3 dah anak. Kawan baru aku nie baru je abih pantang, anak perempuan...alhamdulillah..dan yang tak sangka tu dia cam aku jugak kronologi kelahiran baby dia tu..cuma beza anak dia pompuan anak aku lelaki dan berat baby dia 3.25kg dan baby aku 3.45kg. Overdue 3 hari sama cam aku dan sebab caesarpun sama cam aku. Oh ya bersalin pun kat tempat yang sama cuma doktor lain..oh ya dia murah sket dari aku (tu yang untung tu) :)

Dia yang bukak citer pasal bab anak nie. Dia tanya aku dulu pregnant kan? Hmm caring gak dia nie. Akupun tertanya dia dah kahwin ke lom..tapi aku tengok bag plastik yang dia bawak ada baju baby..banyak gak. So aku rasa mungkin anak dia dah lebih sorang. Akupun tanyalah anak bapa orang..Rupanya baru je abih pantang anak sulong :) So akupun kongsila apa yang patut, makan jeli gamat dan jaga tempat yang operate tu dan sebagainya :)

Alhamdulillah bila niat ukhuwah kerana Allah, Diapun telah mudahkan. Teringat pulak masa kat kawasan opis aritu. Tak sangka dua-dua nak bagi salam antara satu sama lain sedangkan tak penah kenal, bukan satu opispun. Hmm agak-agak kawan baru aku nie ada potensi tak? ;)

Terbiasa dengan kebiasaan

Bila baca "Mahu menangkah kita?" (entry di bawah), terlintas di fikiran nie, apa yang aku dah buat? Aku masih lagi seperti biasa. Nak kata aku buat sesuatu pada agamaku, takde apa sangat yang aku buat. Tak seperti dia tu. Setiap hari dia hidup bersama dakwahnya. Dia boleh menjadi seorang yang lebih profesional dalam kerjayanya, mampu hidup mewah dan mudah tetapi dia pilih kerjaya yang susah, yang incomenya tak seberapa. Dia ketepikan bekerja di bawah hawa dingin dan memilih kerja yang biasanya dilakukan oleh seorang pendidik sedangkan dia bukan dalam bidang ini. Mungkin kelebihan dia dalam berbicara mendorong dia ke arah ini dan minat merupakan satu bonus baginya. Kerjaya yang nampak seperti biasa tetapi impaknya luar biasa. Kerjaya yang bukan terhangat di pasaran tetapi membawa pulangan akhirat yang lumayan.

Aku bukan mempersoalkan mengenai kerjaya sedangkan kerja akupun adalah satu jihad dan ibadah juga cuma aku mahu mengambil kesungguhan dan pengorbanan seseorang itu sebagai contoh yang patut aku ikut. Betapa dia sudah berjaya keluar dari kebiasaan kita yang biasa dan melakukan sesuatu yang kelak akan membawa perubahan yang besar dalam masyarakat. Kita perlu pandang dengan mata hati kita baru kita dapat merasa sesuatu yang orang anggap tiada yang luar biasa. Kenapa aku boleh duduk diam sedangkan masyarakat di sekeliling aku semakin lama semakin rosak akhlaknya. Kalau dalam majalah Mastika tu dah macam-macam cerita. Itu belum lagi yang terpapar dalam internet. Oh ya dalam tvpun sama. Kadang-kadang aku tengok aku semacam pelik, kenapa iklan tak senonoh camnie pun boleh lepas? Bukan nak kata iklan, cerita yang ada skangpun yang dilakonkan oleh pelakon luar juga tak kurang hebatnya. Sehinggakan skang baru nak buat pendidikan seks untuk pelajar sekolah, penapisan internet dan skang nie nak bagi jarum dan kondom percuma pulak. Mewahnya negara kita nie ya ehee...tapi sayangnya sudah terhantuk baru terngadah. Dari segi positifnya kita boleh katakan, belajar dari pengalaman dan kesilapan.

Sebenarnya kitalah yang perlu kawal semua tu. Kalau kita kuat kita boleh tepis semua tu. Memanglah kalau hendak dihapuskan sebatang pokok perlu dari akarnya. Tetapi jika berjaya mencantas dahan-dahan yang kering dan rosak, sekurang-kurangnya pokok tersebut mampu hidup dan kelihatan cantik. Aku pernah baca kisah betapa seorang lelaki sanggup membakar tangannya sendiri dari melakukan zina dengan seorang wanita yang menggodanya kerana takutnya dia kepada Allah. Tapi sekarang nie jangan kata nak bakar tangan, untuk berkata "Tak nak!" (macam iklan tanak merokok)pun susah. Tengokla keruntuhan akhlak dan moral muda-mudi skang. Nak kata tak de pendidikan, student U yang paling top ceritanya. Dengan apa kita nak hadapi semua tu kalau tak dengan iman kita. Oh iman, kasihan sungguh kau sudah tidak dipedulikan lagi. Nafsu saja yang menang sedangkan kau selalu kalah...

Tak boringkah kita dengan kebiasaan kita. Kalau tidak takkan ada orang kata, "Boringlah takde apa nak buat.."

Mahu menangkah kita?

Bicara Bani Israil di gerbangan pintu
Tanah Palestin:
Berikan kami mentimun
Berikan kami bawang
Berikan kami makanan kami di Mesir
Di bawah jajahan Firaun laknatullah

Walaupun mereka sudah dikurnia
Manna-was-salwa

Engkau mahu mengganti dengan lebih rendah
Dan kau tak sanggup berkorban
Padahal kita di depan pintu Baitul-Muqaddis

Apa kau mahu segalanya datang percuma
Pembebasan ini perlukan pengorbanan

Kembali kepada umat Islam kini
Jangan sampai jadi Bani Israil itu
Lantaran tidak sanggup berkorban
Makanan yang biasa
Kebiasaan selama ini
Tidak sanggup berkorban sedikitpun
Untuk mencapai kemenangan

Berkorbanlah sedikit
Manakan boleh kemenangan datang percuma
Kalau masih mahu santai di depan komputer
Diberi kata manis IRC
Solat diwenang-wenang
Ilmu Islam tahap taski sahaja

Jangan harap untuk menang!
Tetapi akan Allah gantikan
Dengan kaum
Yang mereka cinta Allah
Dan Allah cinta mereka
Lemah lembut dengan mukmin
Tegas pada kuffar
Jihad di jalan-Nya
Dan tidak khuatir celaan.

Mahu menangkah kita?

*credit to Akh Fazrul@westlafayette atas artikel2 yg diimport

Wednesday, June 15, 2005

Hendak seribu daya


Sejauh mana sumbangan kita dalam memastikan umat Islam di seluruh dunia terbela? Di Palestine masih tiada kesudahan. Di Iraq ada saja berita kematian. Begitu juga di negara-negara yang tertindas umat Islamnya. Adakah melalui kudrat kita atau peluh kita? Adakah melalui suara kita? Atau adakah selera kita? Dimanakah kita sewaktu mereka memerlukan pertolongan kita?

Tidak perlu hulurkan tangan, ringankan beban (macam pernah dengar tapi di mana ya?) tetapi dengan memboikot produk dan company yang support Israel, kita telah banyak membantu. Bayangkan setiap seorang dari kita melakukannya, boleh bankrupt depa nie...hmmm tepuk dada tanya imaan kita. Insya Allah kita mampu melakukannya!

Monday, June 13, 2005

Berusahalah!

Pagi nie aku seperti diawang-awangan sebab tidur tak cukup nyenyak malam tadi. Kejap-kejap aku terbangun. Nak kata sebab anak aku bangun mintak susu, sebelum nie pun dah biasa camtu. Kalau nak kata sebab tahajud, itu bukanlah alasan. Kena istiqomah untuk melakukannya setiap malam. Walaupun hanya 2 rakaat. Teringat pesanan seseorang yang hebat, "Bangunlah malam solat untuk doakan anak kita.." Sebenarnya bangun malam bukan setakat time ditimpa masalah je. Bukan setakat time susah je.

Sejak anak aku dah tanak susu badan nie, susu pun otomatik dah kurang. Memangla aku dah senang sebab tak payah risau bila susu penuh atau pasang, tetapi bila tido malam aku kena bangun bancuh susu. Sedih gak sebab susu ibu banyak khasiat. Nampaknya harapan aku nak susukan anak aku sampai umur dia 2 tahun tak kesampaian, cuma 6 bulan je. Sedih sebab nie anak sulong aku. Tapi aku masih menerima rangsangan susu. Aku tetap berharap anak aku akan menyusu badan walaupun dah kurang sangat.

Ukhti Ana nama mujahidah kecil dia RUHUL SYAHIDAH. Ramai gak suka makna syaheedah nie ya. Anak webmaster Sodeeq AMAANI SYAHEEDA. Alhamdulillah, moga yang terbentuk nanti adalah seindah namanya. Rindunya ukhuwwah fillah. Ukht Ana, rindu nak jumpa baby ukht. Sedih rasanya sebab tak dapat jumpa. Sebak pulak rasanya... :(

Dalam diriku, merekalah yang menaikkan semangat ku disaat aku tersungkur. Aku bangun semula untuk teruskan perjuangan ini seorang diri bersama-sama anak ku. Bila suami ku sms kata takut anak dia dah tak kenal dia lagi, akupun terdiam. Aku faham kesedihan dan kesunyian yang ditanggung oleh suami ku. Allah maha mengetahui. Mungkin sekarang belum masanya Dia berikan kami apa yang kami mahu. Dia mahu kami menghargai perhubungan ini. Kerna Dialah, aku memilih suami ku. Mungkin Dia mahu aku sedar dan ingat betul-betul matlamat aku dulu akan pernikahan ini.

Setiap manusia diberikan Allah ujian dalam pelbagai bentuk. Dan kitapun masing-masing diberikan Allah kelebihan serta kekurangan. Kitalah yang akan menentukan adakah kelebihan yang Allah anugerahkan itu kita manfaatkan atau kita bazirkan. Menjengah ke blog Kamalsan membuatkan aku berfikir, "Ya, akupun ada sesuatu yang boleh aku manfaatkan untuk orang lain. Mungkin aku tak berpeluang menyumbang terang-terangan seperti orang lain. Tak bisa ikut program, tak bisa ke situ tak bisa ke sini. Hanya melalui hujung jari sahaja. Sekurang-kurangnya aku cuba untuk mengajak manusia kepada kebenaran dan kebaikan. Walaupun bahasa aku tak berilmiah, pakai hentam keromo je.

Tertarik dengan ayat Kamalsan, "Yes,each person has their own ability and weaknesses. Even the chosen one also imperfect. It is just matter of how the person use it.

Maybe there are some abilities yet to be unlocked. It is just the matter of finding the right key."

Thursday, June 09, 2005

Cahaya yang menerangi

Sekilas rentetan dari blog aida mengenai Menjadi da'ie.

"Barangsiapa dari kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya, apabila tiada kuasa maka dengan lidahnya, apabila tiada kuasa dengan hatinya dan yang demikian itu adalah selemah-lemah iman." (Muslim)


Mereka berpegang bahawa firman Allah ("Dan hendaklah ada di kalangan kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan") sebagai bayan atau penjelasan.

"Dan orang-orang beriman, laki-laki dan perempuan, sebahagian mereka adalah penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf dan mencegah dari yang mungkar" (At-Taubah:71)


Jelas ayat tersebut Allah telah menjadikan amar makruf dan nahi mungkar sebagai pembeza di antara golongan orang yang beriman dan golongan orang munafiq. Orang-orang yang beriman selalu menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah yang mungkar dan puncaknya ialah menyeru manusia ke jalan Allah- dan untuk mewarisi jalan Rasulullah saw.

"Hai Nabi Kami mengutuskan engkau sebagai saksi, dan pembawa khabar gembira dan pemberi peringatan, dan untuk menjadi penyeru (daie) kepada (Din) Allah dengan seizin-Nya dan untuk menjadi cahaya yang menerangi." (Al-Ahzab:45-46)


Betapa indahnya ayat-ayat tersebut bukan? :)

(Dari buku Konsep-konsep Umum Islam oleh Abu 'Urwah)

*Mabruk kepada Ukhti Ana kerana melahirkan seorang mujahidah pagi semalam. Semoga keberkatan Allah sentiasa bersama-sama antum sekeluarga...

 
design by Free Blogger Designs